Warga Tuntut Janji Bupati, Mekarkan Kecamatan Pulau Panjang

unduhan (1)
Pulau Panjang

Natuna (Marwahkepri.com) – Masyarakat Desa Pulau Panjang dan Desa Kerdau, meminta kepada Bupati Natuna Hamid Rizal untuk merealisasikan janji politiknya saat Pilkada. Kala itu, Hamid berjanji kepada warga, akan memekarkan kedua Desa ini dari kecamatan Subi.

Kini warga kedua desa tersebut tengah menanti komitmen sang bupati, karenanya mereka mengambil langkah langkah untuk mewujudkan terbentuknya kecamatan baru.

Desa Kerdau dan Desa Pulau Panjang merupakan dua desa yang terpisah laut namun berdekatan. Kedua pulau itu sama-sama berada di perbatasan negeri. Jumlah penduduknya diperkirakan tidak lebih dari 800 jiwa.

“Semangat mereka adalah janji pak Bupati. Beliau dulu janji akan memekarkan Kecamatan Pulau Panjang dari Kecamatan Subi. Sebenarnya mereka sadar secara aturan, realisasi kedua desa itu sangat susah untuk dilaksanakan. Namun pak Bupati Hamid telah memberikan spirit baru bagi mereka”, ujar anggota DPRD Natuna, Pang Ali, belum lama ini.

Menurut Pang Ali, warga kedua desa tersebut telah membentuk Panitia Perjuangan Pembentukan Kecamatan Pulau Panjang. Mereka sepakat menunjuk Pulau Panjang sebagai ibu kota kecamatan.

“Proposalnya sudah dibuat dan diajukan ke DPRD Natuna dan Pemkab Natuna. Proposal itu masuk ke dewan sekitar satu minggu yang lalu. Kami anggota dewan sudah terima”.

Mereka sudah lama mendambakan kecamatan baru agar mereka tidak terlalu jauh mengurus keperluannya dengan pemerintah.

“Mungkin secara rentang kendali dan luas wilayah, Pulau Panjang dan Pulau Kerdau sudah pas untuk dijadikan satu kecamatan. Subi terlalu jauh bagi mereka. Ini juga yang  membuat mereka semangat dari dulu,” terangnya.

Mengenai tindak lanjutnya, Pang Ali mengaku proses itu akan tetap berjalan meski diperkirakan terdapat hambatan. Namun begitu ia mengaku optimis Kecamatan itu bakal terwujud.(mk/nang)