Hamid Rizal Gusar, Layanan Telkomsel Sangat Mencewakan

C360_2017-04-26-10-22-14-560
Workshop Kemenlu di gedung Sri Serindit

Natuna (Marwahkepri.com) – Bupati Natuna Hamid Rizal menyindir keberadaan jaringan Telekomunikasi Seluler (Telkomsel) di Natuna karena layanannya sangat tidak memuaskan. Telkomsel dinilai tidak mengindahkan Nawacita Presiden Republik Indonesia.

Hamid tidak habis pikir dengan Telkomsel yang seakan-akan tidak perduli terhadap Natuna. Padahal, saat ini seluruh Kementerian dan lembaga di pusat berlomba lomba untuk membangun Natuna.

Orang nomor satu di Natuna ini mengungkapkan terimakasihnya kepada pemerintah pusat. Namun disisi lain, ia menyayangkan sikap Telkomsel.

“Kita terimakasih banyak terhadap Pemerintah pusat yang telah gencar membangun Natuna. Hanya saja yang amat kita sayangkan sikap Telkomsel yang terkesan diam saja tanpa melakukan apapun di Natuna. Perusahaan ini seakan enggan melaksanakan Nawacita Presiden di Natuna”, ujar Hamid, hari ini (26/04) dalam acara workshop Kemenlu di gedung Sri Serindit.

Bagaimana tidak, saat semangat pemerintah membara membangun wilayah-wilayah perbatasan, justru Telkomsel melakukan Down Greet terhadap kapasitas MBPS (Mega Byte Per Second) yang ada di Natuna dengan alasan yang tidak masuk akal.

Telkomsel berdalih bakal rugi bila melakukan up greet MBPS dengan alasan konsumen Natuna masih sedikit. Tindakan ini dinilai Hamid sebagai tindakan yang tidak benar.

“Kalau alasanya merugi saya rasa itu tidak masuk akal karena di daerah lain Telkomsel bisa mendapatkan keutungan yang sangat besar, Kenapa mereka tidak mengàmbil kebijakan subsidi silang seperti yang dilakukan lembaga- lembaga usaha lainya”.

Hamid menggambarkan kondisi signal disemua jenis layanan baik layanan GSM, 3G dan 4G sangat jauh di bawah standar. Dengan ini seluruh instansi di Natuna baik berupa militer maupun sipil serta masyarakat sangat susah melakukan pekerjaanya terutama sekali menyangkut layanan telekomunikasi.

“Saya merasa sedih karena tidak bisa berbuat seperti daerah lain. Diluar daerah orang-orang sudah menggunakan layanan berbasis elektronik karena jaringan telekomunikasinya bagus, Natuna mau berbuat apa. Begitu juga di kalangan TNI Polri akan sangat susah menyampaikan situasi dan kondisi ke pimpinan atas lantaran komunikasi tidak bagus.

Menurutnya, jaringan komunikasi di daerah perbatasan sangatlah penting, terutama untuk mengabarkan segala perkembangan daerah. Karenanya hal harus menjadi perhatian khusus pemerintah.(nang)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.