Rumah Dikira Kosong, Ternyata Ada Tiga Orang Anak Tewas Terpanggang

Ilustrasi
Ilustrasi

Bandung (Marwahkepri.com) – Tiga orang anak tewas terpanggang pada insiden kebakaran di Kampung Bojongresmi 2/13, Desa Cukanggenteng, Kecamatan Pasirjambu Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Selasa (25/4) dini hari tadi.

Warga yang bergotong royong memadamkan api, baru menyadari ada tiga anak yang menjadi korban setelah api berhasil dipadamkan.

Ketiga anak yang tewas terpanggang adalah Aldi (15), anak pemilik rumah, dan dua temannya Slamet Riadi (11) dan Sandi (11).

Camat Pasir Jambu, Purnama mengatakan warga tidak mengira kalau ada orang di rumah tersebut. Pemilik rumah, Jeje dan istrinya Dede, sedang tidak berada di dalam rumah. “Setelah api padam warga menemukan ada 3 jasad anak tewas terbakar,” ucap Purnama.
Slamet dan Sandi tengah menginap di rumah Aldi. “Aldi biasanya menginap di rumah Slamet (saat orangtuanya tidak ada) dan baru kali ini anak-anak itu menginap di rumah Aldi,” imbuhnya.

Tetangga korban Rokayah (67) menerangkan ia bangun sekitar Pukul 01.30 WIB dan akan melaksanakan shalat malam. Pas melihat di jendela kaca api sudah berkobar.

“Saya langsung teriak-teriak dan banyak warga berdatangan. Tidak tahu ketiga korban masuk rumah jam berapa. Saya tahunya rumah itu kosong,” terangnya.

Sementara itu Kepala Desa Cukang Genteng Hilman mengatakan jasad Aldi ditemukan telungkup di dekat pintu keluar. “Sedangkan jasad Slamet dan Sandi sedang tidur bersebelahan,” ujarnya.

Penyebab kebakaran belum bisa dipastikan. “Kemungkinan bukan dari tungku atau kompor di dapur soalnya api bukan berasal dari sana. Mungkin saja, sebelum tidur korban ini menyalakan obat nyamuk,” ucapnya.

Hilman mengatakan, proses pemadaman api, yang dilakukan oleh warga berlangsung sekitar setengah jam. Namun sayangnya, karena api sudah terlanjur besar, bangunan rumah panggung tersebut sudah keburu habis terbakar.

“Selain itu, di kampung ini memang tidak ada akses ke yang bisa masuk kendaraan roda empat. Jadi kalau pun warga di sini menghubungi petugas pemadam kebakaran percuma, dari Jalan Raya Soreang-Pasirjambu-Ciwidey sepanjang 1 kilometer ini hanya berupa jalan gang yang cukup untuk motor saja,” katanya.

Rumah milik Jeje akan segera diperbaiki oleh pihak Desa Cukang Gentemg menggunakan Anggaran Dana Desa (ADD) “Saat ini kami sedang mempersiapkan ADD untuk pembangunan rumah Pak Jeje,” tutupnya. (mk/as/detik***)