Pembukaan LTC I U-19, Kecamatan Lingga Terkesan Tidak Siap

Kesebelasan Kecamatan Lingga (seragam merah).
Kesebelasan Kecamatan Lingga (seragam merah). (Doc)

Lingga (marwahkepri.com) –10 Kecamatan di Kabupaten Lingga hadir dan berpartisipasi dalam pembukaan ajang Piala Bupati, Lingga Terbilang Cup (LTC) I tahun 2017 dengan seragam dan atribut setiap kontingen. Namun, Kecamatan Lingga menjadi perhatian pada pembukaan sebab hanya mengunakan kaos olahraga warna merah dilengkapi sendal.

Hal tersebut pembicaraan penonton yang hadir pada pembukaan event bergengsi tingkat Kabupaten Lingga. Meski penyelenggaraan merupakan tanggungjawab dan wewenang Kabupaten Lingga, Kecamatan Lingga yang secara tidak langsung sebagai tuan rumah turnamen ini terkesan tidak siap pada pembukan event ini. Padahal 9 Kecamatan lainnya tampak rapi dengan seragam dan atribut perlengkapan kontingen masing-masing.

Salah satu pemain dari Kecamatan Lingga, Tanta mengatakan tidak mengetahui soal pembukaan turnamen U-19 ini. Dia mengakui baru siap ketika itu juga, dan diminta hadir pada pelepasan pawai yang dimulai dari Kantor Bupati Lingga menuju lapangan sepak bola Sultan Mahmud Riayat Syah III.

Selama berlangsung pawai dan berbaris didepan tribun utama lapangan Sultan Mahmud Riayat Syah III, kesebelasan Kecamatan Lingga hanya menggunakan seragam kaos warna merah dengah alas sendal.

“Kami tak tau, tadi kami disuruh ambek sepatu, langsung suruh ikut kumpul, pawai. Tak ade yang kasih tau kami sebelumnye,” kata dia ketika ditanya, Rabu (19/04).

Sementara dia katakan untuk sepatu dan seragam sudah disediakan, hanya pada pembukaan sama sekali tidak mendapat pemberitahuan dari pihak kecamatan.

“Sepatu orang itulah yang ngasih, same baju ini,” ujar dia.

Dia yang telah memperkuat tim U-15 untuk Kecamatan Lingga yang beberapa waktu keluar sebagai juara I, berucap iri dengan kontingen lain yang lengkap dengan atribut olahraga serta didampingi official tim.

Terlepas dari itu, dia berharap semoga dapat memberikan yang terbaik buat Kecamatan Lingga. Menjadi pemain muda yang baik dan berpotensi dilapangan merupakan harapannya.

“Ikot aje, kalau ditengok orang itu semue lengkap dengan jacket,” tutur dia.

Sampai berita ini ditulis pihak kecamatan Lingga belum bisa dikonfirmasi soal ketidaksiapan ini. (mk/arp)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.