PTT dan GTT Lajang Akan Ditempatkan Di Pulau

images (15)
Wabup Natuna Ngesti Yuni Suprapti

Natuna (Marwahkepri.com) – Pemerintah Kabupaten Natuna belum lama ini telah memperpanjang Surat Keputusan (SK) terhadap 1978 orang Pegawai Tidak Tetap (PTT) dan Guru Tidak Tetap (GTT) di lingkungan Pemda Natuna.

Sangat disayangkan, ribuan tenaga honor tersebut, mayoritas bertugas di daerah ibu kota Kabupaten. Sementara itu, minim sekali yang mengabdi di kecamatan dan desa terpencil, khususnya di bidang pendidikan dan kesehatan.

Kondisi ini dikeluhkan Wakil Bupati Natuna Ngesti Yuni Suprapti, pada acara penyerahan SK PTT dan GTT, di Kelurahan Sedanau, pekan lalu.

“Sudah diberikan SK, malah jarang masuk kantor, ditempatkan di Kecamatan lain juga tak mau, maunya semua menumpuk di kota.” Ungkap ngesti.

Ketika ditanya, lanjut ngesti, Alasannya bervariasi, salah satunya karena tidak mau berpisah dari pasangannya.

“Kalau gitu Nanti yang masih lajang kita tempatkan saja di pulau-pulau biar ga ada alasan lagi.” Ujar ngesti sambil tersenyum.

Selain masalah tersebut, Wabup juga mengakui sebelumnya banyak terjadi manipulasi data pegawai tidak tetap dan pegawai kontrak. Manipulasi ini menyebabkan pembengkakan pada pengeluaran belanja pegawai, sehingga guna menghindari terulang hal tersebut dan agar tertib administrasi, pemkab melalui Badan Kepegawaian Dan Pelatihan Daerah (BKPD) menerapkan verivikasi data pegwai tidak tetap.

“Kita tak mau kecolongan, dengan adanya tenaga PTT dan GTT fiktif, makanya saya minta BKPD untuk melakukan verivikasi, baru kita berikan SK, dan PTT maupun GTT harus menunjukan data diri kepada BKPD untuk diverivikasi,” jelas Ngesti.(mk/nang)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.