Tim Gabungan Tertibkan Peternakan Babi dan Ruli di Dam Duriangkang

bp

Batam (Marwahkepri.com) – Tim gabungan dari unsur TNI, Polri, Ditpam, dan Satpol PP sebanyak 250 personil diturunkan untuk menertibkan peternakan babi di Daerah Tangkapan Air (DTA) Dam Duriangkang, Rabu (12/4).

Selain personil tim terpadu, penertiban tersebut juga diikuti 130 orang pemburu yang disewa, dan melibatkan ratusan ekor anjing pemburu dan tombak serta parang sebagai alat berburu.

Tampak juga para ibu-ibu yang mencoba menghadang petugas dan para pemburu dengan menggunakan kayu panjang.

“Jangan ambil babi kami, kalau bayar sewa anjing bisa kalian, tapi ganti kami tidak bisa, biar kami pukul aja anjing kalian,” ujar salah seorang peternak yang menghadang para pemburu.

Hal tersebut sempat membuat para pemburu takut, mereka memutuskan untuk keluar dari kawasan penertiban.  “Takut pak kena anjing, dijamin ngga pak kalau ibu-ibu tadi ngga mukul anjing kami lagi,” ujar salah satu pemburu yang membawa tiga ekor anjing.

Sempat terjadi negosiasi antara peternak dan Ditpam BP Batam. Setelah negoisasi, akhirnya pemburu tersebut melanjutkan perburuan babi.

Sementara, peternak lainnya masih tetap berusaha menghadang, beberapa diantaranya mengutuk tindakan penertiban yang dilakukan tim terpadu tersebut. Sementara peternak lainnya hanya bisa pasrah dan menangis.

“Itu babi-babinya lagi hamil, bentar lagi melahirkan, tega kali, terkutuklah kalian, semoga kejadian ini akan menimpa kalian nantinya,” kata Hermina yang tidak terima babi miliknya dibakar begitu saja.

Ia mengatakan bersedia dipindahkan asal ada tempat baginya, sudah dari tahun 1994 Ia memulai usaha peternakan tersebut.

Beberapa diantara peternak sempat menyelamatkan anak babi milik mereka. Sementara ratusan ekor babi yang berhasil diburu langsung dibakar dan dikubur. (mk/as/bn***)

 

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.