Rapat Koti Pemuda Pancasila Berujung Ricuh

Rapat Koti MPC Pemuda Pancasila (Doc)
Rapat Koti MPC Pemuda Pancasila (Doc)

Lingga (marwahkepri.com) – Terjadi debat serius yang berbuntut ricuh pada rapat Koti, Pemuda Pancasila Kabupaten Lingga di sekretariat Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Kabupaten Lingga. Debat tersebut menyinggung soal kedudukan Komandan Koti yang diduga diangkat tidak berdasarkan Peraturan Ormas (PO) oleh Plt Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Lingga, Selasa (11/04).

Perihal tersebut dilontarkan Nanang, selaku Komandan Koti Kabupaten Lingga yang aktif. Menurutnya pengangkatan atau penunjukkan Jupril sebagai Komandan Koti Kabupaten Lingga baru masa bakti 2017-2019 tidak sah menurut peraturan organisasi.

“Saya heran kenapa hanya karena sesuatu yang sipatnya keuntungan pribadi sehingga ketua kita telah melakukan pembodohan pada kawan-kawan semua dengan mengatakan Surat Keputusan (SK) yang menetapkan saya sebagai Komandan Koti Kabupaten Lingga sudah tidak berlaku lagi. Sementara itu hanya kata beliau tanpa menunjukkan kebenaran surat keputusan itu pada kawan-kawan tentang hal yang semestinya,” papar dia dengan nada tinggi.

Dia katakan pembuatan SK atas nama Jupril oleh Plt Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Lingga tidak mengikuti proses prosedur dalam PO yakni setiap diadakan pembentukan struktur atau susunan lembaga pengurus wajib dimusyawarahkan dalam suatu rapat pleno organisasi yang harus menghadirkan seluruh Pengurus Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila se-Kabupaten Lingga dan Dewan Kelembagaan utusan Majelis Pimpinan Wilayah (MPW).

“Jelas pembuatan SK atas nama Jupril itu salah ketua, bukan hanya kata ketua saja yang juga tidak jelas keberadaan SK Ketua nya,” ucap Nanang dengan keras.

Dilanjutkannya ormas Pemuda Pancasila sudah mempunyai nama yang cukup besar dan aturan yang jelas. Dia tegaskan aturan jangan diselewengkan hanya demi kepentingan semata.

“Jangan ormas ini dijadikan tidak jelas dan abal-abal, artinya selaku pimpinan ketua harus paham. Jangan tidak paham dengan aturan dan peraturan yang ada, sehingga semua aturan di kesampingkan dan buat aturan sendiri yg sesuka hati ketua, jelas-jelas itu salah,” cetusnya kesal.

Menurutnya, selaku Plt Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Lingga, Nurjali justru belum mengantongi SK sah sehingga penunjukan tidak harus dilakukan semena-mena.

Sementara menganggapi hal tersebut, Plt Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Lingga Nurjali menyanggah dengan tidak menunjukkan SK mandatnya sebagai Plt Ketua terlampir pada anggota rapat yang hadir.

“Saya tidak berhak menunjukkan SK terpilih saya pada kawan-kawan. Yang jelas, semua kawan-kawan yang hadir pada acara Muswil di Batam dulu tahu kalau saya ditunjuk langsung oleh MPW dan saya akan tunjukkan dalam waktu dua atau tiga hari, hanya khusus untuk Komandan Koti saja dan rapat ini kita tunda,” singgahnya. (mk/zul)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.