Meski Ditahan, Dn Tetap Ikuti Ujian Nasional

IMG-20170411-WA0003
Dn sedang mengisi soal Matematika

Natuna (Marwahkepri.com) – Dn dan dua orang rekannya saat ini menelan pil pahit mendekam ditahanan Mapolres Natuna, karena tersangkut masalah hukum. Mereka menjalani hukuman yang telah ditetapkan Pengadilan Negeri Ranai.

Kendati demikian, Dn yang masih menyandang status siswa kelas XII di SMA N 2 Bunguran Timur. Mereka tetap mendapat fasilitas untuk mengikuti Ujian Nasional.

Tampak mengenakan seragam putih abu-abu, Dn mengikuti mengikuti UN di ruang Kasat Tahanan dan Barang Bukti (Tahti). Proses ujian diawasi seorang guru sekolah dan personil Kepolisian berpakaian sipil.

Guru SMAN 2 Bunguran Timur, Hairul Anwar yang mengawasi Dn Mengisi soal ujian mengatakan, sekolah tetap memperhatikan hak Dn untuk mengikuti Ujian Nasional.

Demi memudahkan pelaksanaan, pihak sekolah telah berkoordinasi dengan Polres Natuna agar Dn dapat melaksanakan ujian diPolres Natuna.

“Kita berterima kasih sekali Polres mengizinkan anak kita untuk melaksanakan ujian Nasional di ruangan Kasat Tahti, itu hak Dn untuk mengikuti ujian nasional, kalau kita tidak memberikan haknya kita bisa dipermasalahkan,” ujar Khairul disela – sela mengawasi ujian Dn, Selasa (11/4/201).

Sementara itu Kapolres Natuna, AKBP. Charles Panuju Sinaga, melalui Kasat Tahti, Ipda Suhardi mengatakan, guna memberikan rasa nyaman kepada Dn dalam mengisi soal UN, maka ia ditempatkan diruangan Kasat Tahti. Ruangannya sejuk dan bersih.

“Gak mungkin kita biarkan dia mengisi ujian didalam sel tahanan, disitu ada 7 orang anak dalam 1 sel, gak akan bisa konsentrasi dia mengisi soal ujian. Ini juga atas perintah Kapolres,” kata Suhardi.

Dn masih harus menjalani sisa masa hukuman 7 bulan penjara, dari vonis 10 bulan yang ditetapkan putusan Pengadilan Negri Ranai, atas kasus kenakalan remaja. Dijadwalkan Dn akan dititipkan ke Lapas Kelas II A, Tanjung Pinang, pada Rabu (19/4/2017) depan.(mk/nang)