Siapakah yang Akan Berdampak Bagi DKI Jakarta?

 

 

Ahok-vs-Anies

Dalam putaran kedua kali ini Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta akan menyelenggarakan debat kandidat calon gubernur dan calon wakil gubernur DKI Jakarta, di Hotel Bidakara, Pancoran, Jakarta, Rabu (12/4/2017).

“Debat putaran kedua Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) bakal berbeda dibandingkan debat putaran pertama” kata Ketua KPUD DKI Jakarta, Sumarno.

Sebab, dalam debat kali ini, akan lebih menginformasikan visi dan misi serta program kedua pasangan kandidat. Adapun tema yang akan diusung yakni “Dari Masyarakat untuk Jakarta”.

“Jadi, nanti satu komunitas misalnya komunitas nelayan, mengajukan pertanyaan yang sama kepada calon gubernur dua dan calon gubernur tiga,” terangnya.

Sumarno menuturkan, ada tiga sesi dalam acara debat. Pertama, sesi pertanyaan dari komunitas masyarakat. Sesi kedua berisi pertanyaan dari panelis terkait program terkait studi kasus. Sementara sesi ketiga bakal mengetengahkan debat antarkandidat.

Tanpa memperinci, Sumarno menuturkan panelis akan dilakoni tujuh akademisi.

Debat tersebut, sambungnya, akan disiarkan secara langsung oleh 14 stasiun televisi nasional dengan durasi 120 menit untuk debat dan 30 menit iklan.

Terakhir, Sumarno mengatakan, batas maksimal jumlah pendukung setiap kandidat dalam debat itu adalah 120 orang.

Untuk diketahui, debat itu akan diikuti Cagub dan Cawagub DKI nomor urut dua Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat, dan kandidat nomor urut tiga Anies Baswedan-Sandiaga Uno. Debat tersebut, akan dipandu oleh Ira Koesno. (mk/as)