Yusmalinda, Korban Jambret Jalan Berindat

 

Yusmalinda, warga Kelurahan Dabo Lama, Kecamatan Singkep terbaring lesu di RSUD Dabosingkep akibat aksi jambret, Minggu (09/04).
Yusmalinda (46), warga Kelurahan Dabo Lama, Kecamatan Singkep terbaring lesu di RSUD Dabosingkep akibat aksi jambret, Minggu (09/04).

Lingga (marwahkepri.com) – Yusmalinda (46), seorang ibu rumah tangga warga Kelurahan Dabo Lama, Kecamatan Singkep mengalami serius dan harus dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), Dabosingkep, atas aksi penjambretan yang dialaminya di jalan kawasan Desa Berindat, Kecamatan Singkep Pesisir, Minggu (09/04).

 

“Saya beraktifitas berjualan di lokasi pasar malam. Awalnya, saya dari warung saya ingin berurut badan dengan seseorang yang memang sudah biasanya saya berurut di Desa Berindat. Tidak lama saya jalan mengunakan sepeda motor mio, ada yang mengempet dan menarik tas saya dari sebelah kanan. Akibat tarikan tersebut saya jatuh,dan tas saya putus,” kata Yusmalinda.

 

Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 14.30 siang. Atas kejahatan tersebut dia juga harus rela kehilangan sebuah tas yang berisi uang tunai Rp 1.250.0000, ATM dan beberapa surat penting. Setelah berhasil membawa tas yang dibawanya, pelaku penjambretan langsung melaju kearah desa Berindat.

 

“Saya tidak bisa melihat apa jenis kendaraan dan wajah pelaku. Kejadian begitu cepat jadi tidak bisa melihat jelas wajah dan motor pelaku. Cuma saya ingat ciri ciri pelaku jambret masih berusia muda dengan rambut ikal dan berwarna kekuningan dan postur tubuh sedan. Hanya itu yang saya ingat,” sebutnya yang terpatah-patah diruang ICU RSUD, Dabosingkep.

 

Beruntung ada seorang yang melintas dan menolong serta membawanya ke RSUD Dabosingkep untuk mendapatkan perawatan.

 

“Saat kejadian jalan sepi sekali. Untungnya ada seorang wanita yang melintas. Awalnya ibu yang saya juga tidak tau namanya ragu untuk membantu saya namun mungkin karena melihat banyak darah dijilbab yang saya kenakan wanita ini berhenti dan langsung membawa saya ke rumah sakit,” imbuhnya.

 

Atas peristiwa ini, Kanit Reskrim Polsek Dabo, Hasbi Lubis di RSUD Dabosingkep mengatakan belum bisa memberikan keterangan pers. Sebab pihaknya masih pada tahap pendalaman kasus dengan meminta keterangan kepada korban.

 

“Nanti sama Kapolsek aja, sekarang masih dalam tahap meminta keterangan dari korban,” kata Lubis usai menemui korban. (mk/r/arp).

 

Print Friendly, PDF & Email