Panglima Tegaskan Jangan Buka Segel Perusahaan Milik Malaysia

berita_380004_800x600_FB_IMG_14914811963259486-300x169
Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo di PT.Sacofa

Natuna (Marwahkepri.com) – Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo melakukan kunjungan kerja ke Natuna, pada Kamis (06/04). Kedatangannya untuk meninjau keberadaan PT.Sacofa, perusahaan komunikasi asal Malaysia, di Penarik, Kecamatan Bunguran Selatan.

Jenderal Gatot didampingi Kepala Staf TNI AD (KASAD)  Jenderal TNI Mulyono dan  As Ops. Panglima, Mayjend. TNI.  L. Pusung, serta sejumlah pejabat TNI lainnya. Kedatangan Panglima disambut Gubernur Kepri Nurdin Basirun, DanLantamal, Danrem, Bupati Natuna Hamid Rizal dan FKPD di Lanud Raden Sadjad.

Orang nomor satu ditubuh TNI itu datang terkait dengan permasalah operasional Perusahaan tersebut yang telah lama di non aktifkan oleh pemerintah Indonesia karena belum mengurus perpanjangan izin operasional.

Dalam kunjungan kilatnya, Panglima mengecek frekuensi dari peralatan operasional PT.Sacofa. Dari hasil pengecekan dengan menggunakan peralatan uji milik Lembaga Sandi Negara, diketahui bila sudah tidak ada sinyal lagi di Base Camp Cable Penarek.

PT. Sacofa adalah Perusahaan milik pemerintah negara Malaysia yang bergerak dibidang telekomunikasi, membidangi komunikasi antara Malaysia Barat dan Malaysia Timur, dengan menggunakan kabel fiber optik bawah laut, melalui wilayah Indonesia terutama wilayah yang berbatasan dengan  negara Malaysia Barat.

Ada beberapa Base Camp cable yang dibangun Perusahaan tersebut di Indonesia, diantaranya berada di Kabupaten Natuna dan Anambas, namun kini base camp cable tersebut telah ditutup dan  disegel oleh pemerintah Indonesia karena tidak mengurus perpanjangan izin operasional.

Pada peninjauan tersebut Jendral Gatot Nurmantyo memimpin apel dan berdialog dengan para personil TNI AL dan AD yang ditugaskan menjaga Base Camp Cable tersebut.  Panglima berpesan kepada para prajurit agar tetap siaga dan selalu waspada, terhadap kemungkinan adanya pihak tertentu yang datang ke Base Camp Cable Sacofa itu.

“Selamat bertugas. Jangan sesekali membuka segel yang telah dipasang, tanpa seizin Panglima TNI. Walaupun itu perintah Kasad, Kasau, Kasal atau yang lainnya,” pesan Panglima.

Usai meninjau Base Camp Cable Sacofa, Panglima beserta rombongan langsung take off menuju Lanud Raden Sadjad, dengan menggunakan 2 unit Hely Bell, untuk kembali ke Lanud Halim Perdana Kusuma Jakarta, dengan menggunakan Pesawat TNI AU A-7305.(mk/nang)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.