Kakek Eduard, Ingin Bergegas Membawa Cucunya ke Rumah Sakit, Akhirnya Tewas karena Dikira Perampok

Ilustrasi
Ilustrasi

Jakarta  (Marwahkepri.com) – Eduard Situmorang (75), kakek yang bergegas ingin membawa cucunya yang sakit ke rumah sakit itu akhirnya tewas tertabrak Ashari, pengendara mobil Honda City.

Peristiwa ini terjadi pada Selasa (4/4) lalu. Kejadian berawal saat Eduard menumpang mobil Toyota Cayla bernopol B 1208 COE yang dikemudikan putranya, Arlon Situmorang. Di saat bersamaan, mobil Honda City melaju dari arah Sagiang menuju Tangerang.

Mobil Eduard kemudian menyalip kendaraan Ashari. Tidak terima disalip, mobil Honda City itu kembali mengejar mobil Cayla dan menyalipnya. Salip-salipan pun terjadi.

Eduard pun lantas turun dari mobil berniat hendak menegur Ashari. Saat itu, posisi Eduard sudah berhenti di depan mobilnya. Tragisnya, Eduard justru ditabrak Ashari hingga tewas. “Kan dia sudah lihat korban berdiri, kenapa masih ditabrak juga. Kakek ini buru-buru karena bawa cucunya yang lagi sakit step,” ujar Kasat Lantas Wilayah Tangerang AKBP Ojo Ruslani seperti dilansir detikcom, Kamis (6/4).

Usai menabrak, Ashari justru tancap gas berniat kabur namun dikejar warga. Ashari yang panik lalu menabrak motor dan mobil Toyota Avanza yang ada di depannya, hingga akhirnya Ashari memberhentikan mobilnya. Warga yang emosi kemudian memukuli Ashari. Ashari lalu diamankan warga sekitar 200 meter dari lokasi semula saat menabrak Eduard.

Saat ini, Ashari sudah diamankan di Polsek Karawaci, Tangerang. Ashari beralasan menabrak Eduard karena mengira hendak merampoknya. “Alasannya karena mengira kalau korban mau merampok dia, tetapi kan korban juga nggak bawa senjata, kalau alasannya dia begitu,” ujar Kapolsek Karawaci Kompol Munir Yaji.

Akibat dari perbuatannya, Ashari dijerat dengan pidana pembunuhan. Dia dikenai Pasal 338 juncto Pasal 351 ayat (3) KUHP tentang pembunuhan dan atau penganiayaan yang mengakibatkan orang lain tewas. (mk/as/detik***)