9 Arahan Presiden Jokowi Untuk Kawal APBN 2018

jokowi

Jakarta (Marwahkepri.com) – Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk tahun 2018 mencapai Rp 2.200 triliun. Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun bersiap lebih awal untuk menghadapi periode tersebut.

Presiden terlihat sangat serius membahas anggaran tersebut. Beberapa kali, Presiden terlihat mengumpulkan para menteri. Mulai dari sidang kabinet paripurna hingga yang lebih spesifik pada sidang kabinet terbatas. Tujuannya agar setiap rupiah yang dikeluarkan lebih tepat sasaran.

Berdasarkan akun Facebook resmi Presiden Jokowi pada Kamis (6/4), ada 9 arahan khusus kepada jajaran pemerintah yang disampaikan Presiden terkait penggunaan APBN 2018. Berikut adalah arahan tersebut:

Satu, seluruh program infrastruktur prioritas nasional harus dapat diselesaikan.

Dua, alokasi anggaran sebesar 20% untuk sektor pendidikan.

Tiga, menetapkan nilai maksimal bagi belanja barang kementerian lembaga.

Empat, subsidi benar-benar tepat sasaran dan efisien, yaitu hanya diterima bagi 40% lapisan masyarakat ekonomi terbawah.

Lima, mengawal jalannya Program Keluarga Harapan (PKH) dan sasaran PKH ditingkatkan dari enam juta menjadi 10 juta keluarga.
Enam, mengarahkan belanja pertanian untuk pengembangan tanaman hortikultura dan pembangunan sarana irigasi.

Tujuh, Pemerintah Daerah mengantisipasi perubahan dana alokasi umum yang akan mulai menggunakan formula dinamis sesuai jumlah pendapatan.
Delapan, Jokowi menginginkan agar dana alokasi khusus digunakan untuk mengatasi kesenjangan ketersediaan layanan publik di daerah.

Sembilan, pantau terus efektivitas pelaksanaan dana desa, prioritaskan untuk peningkatan produktivitas, memperbaiki infrastruktur dan penciptaan lapangan pekerjaan.

(mk/as/detik***)

 

 

 

 

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.