Ada 7 Titik Proyek Pelebaran Jalan Untuk Tahun 2017

Walikota M. Rudi Beserta Jajaran Saat Meninjau Kawasan Sungai Jodoh Beberapa Waktu Lalu
Walikota M. Rudi Beserta Jajaran Saat Meninjau Kawasan Sungai Jodoh Beberapa Waktu Lalu

Batam (Marwahkepri.com) – Terdapat tujuh titik proyek pelebaran jalan tahap kedua di Kota Batam yang akan segera dilaksanakan pada pekan kedua April 2017.

“Tahun ini, bulan April kita akan mulai lagi proyek pelebaran jalan, tepatnya seminggu atau dua minggu lagi,” ujar Yumasnur, Kepala Dinas Bina Marga Batam di Kantor Walikota Batam, Senin (3/4).

Tahap pertama dimulai dengan pengaspalan jalan yang sudah dilebarkan dari depan CIMB Niaga Sei Panas sampai ke simpang BNI. Kemudian dari simpang BNI dilanjutkan sampai ke Bundaran Madani.

Lalu, nantinya akan memperlebar jalan dari Simpang Jam sampai ke simpang empat BNI.

“Masih kurang, nanti kita perlebar lagi jalan-jalan yang sudah ditetapkan akan diperlebar dan tentunya bangunan-bangunan yang menghalangi akan kita geser, karena akan dibuat 4 lajur kanan dan 4 lajur kiri,” kata Yumasnur.

Nantinya, row jalan dari simpang BNI sampai ke Bundaran Madani sebagiannya akan dimanfaatkan untuk pedestrian dan taman.

Dua ruas jalan di Batam akan dilebarkan dengan menggunakan anggaran Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau tahun 2017. Ruas yang dilebarkan yaitu Jalan Laksamana Bintan. Tepatnya dari Simpang Politeknik Batam atau Simpang Frengki-Simpang BNI Sei Panas, dan dari Simpang BNI Sei Panas-underpass (terowongan) Pelita.

“Saya minta ke Pak Gubernur, bantu Batam. Jadi kita dari provinsi dapat pelebaran jalan. Ada dua ruas, dari Simpang Frengki sampai underpass,” kata Walikota Batam, Muhammad Rudi, belum lama ini.

Selain anggaran Pemprov Kepri, Batam juga akan melaksanakan pelebaran jalan dengan menggunakan anggaran kota. Terdapat lima ruas jalan yang akan dilebarkan di 2017 ini.

Ruas jalan yang ditambah lajurnya yaitu Jalan Raja Ali Haji tepatnya dari depan Planet Holiday Hotel sampai The Hills Hotel. Jalur ini akan dijadikan dua hingga tiga lajur karena right of way (ROW) cukup besar, mencapai 30 meter.

Kemudian Jalan Teuku Umar tepatnya dari simpang Plasa Telkom sampai ke simpang Hotel Kolekta. Jalan ini akan dibuat menjadi dua jalur. Berikutnya dari Plasa Telkom ke arah terowongan (underpass) Pelita. Jalan Sriwijaya ini akan dilebarkan menjadi dua hingga tiga lajur tiap jalurnya.

Titik keempat yaitu dari Apartemen Harmoni Nagoya sampai ke simpang Baloi Centre. Pemko Batam akan membuat tiga lajur dari dua lajur yang ada di Jalan Pembangunan saat ini.

“Terakhir dari Simpang BNI Sei Panas ke flyover Simpang Jam. Di situ ROW-nya jadi kecil lagi, dan berbeda-beda, ada yang empat lajur, tiga lajur, dua lajur. Patokannya BNI ke Ocarina. Kita surati lagi ke OB (BP Batam), minta kepastian ROW jalan yang lama. Kalau boleh dikembalikan lagi. Kita mau jadikan empat lajur semua, ada pedestrian, drainase, taman,” tutup Rudi. (mk/as/batamnews**)

 

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.