Dicecar 34 Pertanyaan, Sekjen FUI Ditahan Polisi

Sekjen FUI, Muhammad Al-Khaththath
Sekjen FUI, Muhammad Al-Khaththath

Jakarta (Marwahkepri.com) – Sekjen Forum Ulama Indonesia (FUI) Muhammad Al-Khaththath resmi ditahan di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok.

Al-Khaththath ditahan bersama 4 orang lainnya yaitu Zainudin Arsyad, Irwan, Veddrik Nugraha alias Dikho, dan Mar’ad Fachri dengan sangkaan pemufakatan makar.

“Seluruhnya dinyatakan ditahan ya,” kata Ketua Tim Pembela Muslim Achmad Michdan, yang mendampingi Al-Khaththath, di Mako Brimob, Depok, Sabtu (1/4).

Menurut Michdan, penahanan dilakukan karena polisi mengatakan memiliki cukup bukti atas sangkaan yang dikenakan kepada Al-Khaththath. Adapun 4 orang lainnya

“Ini hak diskresinya kepolisian, menangkap mengatakan cukup bukti dengan pendalaman pertanyaan, khususnya Ustaz Al-Khaththath,” ujar Michdan.

Al-Khaththath dalam pemeriksaannya dicecar 34 pertanyaan berkaitan dengan kegiatan Al-Khaththath menjelang aksi 313. Keterangan Al-Khaththath dituangkan dalam berita acara pemeriksaan (BAP) sebanyak 12 lembar.

“BAP hanya berisikan rapat-rapat yang kaitannya dengan aksi 313,” ucapnya.

“Ada 34 pertanyaan yang ditanyakan sekitar 12 lembar, sudah selesai di-BAP. Pertanyaannya seputar aktivitas Al-Khaththath sebelum kegiatan 313,” tambahnya.
Koordinator Advokat Pembela Ulama Dahlia Zein mengatakan Al-Khaththath dan keempat orang lainnya memang saling kenal. Mereka sempat melakukan pertemuan sebanyak dua kali sebelum aksi 313.

“Mereka saling kenal karena sebelum aksi ini ada pertemuan-pertemuan. Tidak mungkin adanya aksi kalau tidak ada pertemuan. Dua kali pertemuan tapi tidak mengarah pada upaya makar,” ujarnya.

Dalam kasus ini, polisi menyita sejumlah barang bukti, mulai dari dokumen, telepon genggam (HP), hingga uang belasan juta rupiah.

“BB (barang bukti) yang disita beberapa dokumen yang memang berada di mobil Ustaz Al-Khaththath, spanduk, pamflet, dua laptopnya, handphone, dan uang sejumlah kurang-lebih Rp 18 juta. Rp 1 juta di dompet, Rp 17 juta di tas,” ujar Ketua Tim Pembela Muslim Achmad Michdan.

Sebelumnya, Muhammad Al-Khaththath dijemput polisi di Hotel Kempinski sementara  4 orang lainnya dijemput di tempat berbeda.

Seharusnya kelima orang tersebut memimpin aksi 313 di kawasan Monas dan sekitarnya. Aksi ini menuntut Presiden Joko Widodo mencopot Basuki Tjahaja Purnama sebagai Gubernur DKI Jakarta karena sudah berstatus terdakwa kasus penistaan agama.

(mk/as/detik**)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.