Pemkab Anggarkan Rp 3,2 Milyar Untuk Beasiswa

IMG_20170330_095512
Konfrensi Perss dengan Kadis Pendidikan

Natuna (Marwahkepri.com) – Pada tahun 2017 ini, Pemerintah Kabupaten Natuna mengalokasikan anggaran sebesar Rp 3,2 milyar untuk dana beasiswa. Dana tersebut dibagi menjadi dua kategori, yakni beasiswa transisi dan beasiswa prestasi.

Demikian disampaikan Kadis Pendidikan Pemuda dan Olahraga Natuna, Marka DJ, kepada awak media di ruang kerjanya, Rabu (29/03).

Beasiswa transisi diperuntukkan kepada anak sekolah yang putus sekolah, mulai dari tingkat SD, SMP dan SLTA. Sedangkan anggaran beasiswa prestasi akan diploting untuk mahasiswa Natuna berprestasi.

Dari total anggaran Rp 3,2 milyar, akan dialokasikan sebesar Rp 1,7 milyar untuk beasiswa transisi. Dana ini dikucurkan setelah pihak Dinas Pendidikan mendapat data yang akurat terkait anak putus sekolah dari Pemerintah Kecamatan.

Marka menjelaskan, pendataan anak putus sekolah harus seakurat mungkin, untuk itu melibatkan banyak pihak mulai dari kecmatan hingga tingkat RT di wilayah masing-masing. Setelah itu baru diajukan kepada Badan Pengelola Keuangan Daerah.

Mengingat Pemkab Natuna telah membebaskan biaya pendidikan, maka pemberian bantuan beasiswa transisi ini, dialokasikan untuk melengkapi kebutuhan sekolah seperti seragam dan buku pelajaran.

“Dalam hal ini kita nanti juga akan melibatkan pihak terkait lainnya, seperti Komisi Pengawasan dan Perlindungan Anak Daerah (KPPAD), dan Pemerintah Kecamatan untuk memfasilitasi anak agar bisa masuk sekolah lagi”.

Sementara itu, untuk beasiswa Prestasi  yang dianggarkan sebesar Rp. 1,5 khusus diberikan kepada mahasiswa Natuna yang sedang menempuh pendidikan diperguruan tinggi, baik di Natuna maupun diluar daerah.

Namun untuk alokasi beasiswa prestasi ini hanya diberikan kepada mahasiswa berprestasi dengan nilai IPK untuk pendidikan eksakta, 2,9. Sementara bagi mahasiswa non eksakta nilai IPK terendah 3,3.

“Anggarannya sudah ada, cuma saat ini kita masih pada tahap menyelesaikan Perbup dan juknis untuk pencairannya,” tambah Marka.

Dalam mekanisme pencairan beasiswa menurut Marka, pihaknya hanya sebagai fasilitasi, dan pencairan dilakukan oleh BPKPAD. Sementara untuk mendapatkan beasiswa berprestasi, selain memiliki nilai IPK sesuai yang ditetapkan, mahasiswa juga harus melampirkan  poto kopi KTP, KK, KTM dan Keterangan Hasil Ujian Semester serta proposal.

Dalam hal pengumpulan berkas dan verifikasi, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga akan langsung menjemput ke daerah dimana mahasiswa Natuna mengikuti Kuliah.

“Nanti tim kami akan turun langsung untuk memverivikasi berkas sekalian mengumpulkan proposal, selain itu juga akan langsung ke perguruan tinggi dimana pengaju proposal tercatat sebagai mahasiswa, gunanya untuk mengetahui kebenaran dari  berkas yang diajukan.”

Marka memastikan bahwa beasiswa mahasiswa berprestasi itu akan disalurkan pada tahun ini, sesuai anggaran yang telah disiapkan dalam APBD Natuna 2017. Sementara itu menjawab adanya perbedaan atas penyaluran beasiswa tahun ini yang hanya diberikan kepada mahasiswa berprestasi, menurut Marka dilakukan guna memotivasi mahasiswa agar lebih serius dalam menuntut ilmu dan meraih nilai yang tinggi.(mk/nang)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.