Aktifitas Timah PT CPM Dalam Pantauan Aparat

Karyawan PT.  CPM Yang sedang BEKERJA memaket pasir timah, Senin (26/03).
Karyawan PT. CPM Yang sedang berkerja memaket pasir timah, Senin (26/03).

Lingga, (marwahkepri.com) – Sejumlah anggota TNI AD terlihat mengawasi aktivitas PT. Cipta Persada Mulia (CPM) di Desa Sungai Buluh, Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga. Tidak diketahui secara pasti tujuan dan maksud keberadaan sejumlah anggota TNI AD di gudang milik perusahaan yang bergerak dalam bidang pertambangan pasir timah tersebut.

Pantauan lapangan sebanyak 5 orang anggota tampak mengawasi kawasan milik PT. CPM. Dari informasi mereka sudah sejak beberapa hari yang lalu melakukan penjagaan di kawasan perusahan tersebut.

Email, intel Korem TNI AD mengatakan, kehadiran mereka tidak bermaksud menghalang-halanggi atau menghentikan kegiatan perusahaan PT CPM.

“Kita hanya menjalankan perintah, untuk menjaga sumber daya alam milik negara,’’ ujar salah seorang pria berpakaian sipil bernama Email, Senin (27/3).

Didalam gudang PT. Cipta Persada Mulia terdapat pasir Timah yang di dapat dari aktifitas penambangan yang berada di pulau Pekajang Kabupaten Lingga. Saat ini ada sebanyak 390 ton pasir timah hasil pertambangan berada dalam gudang milik perusahaan.

Komandan Koramil Dabo Singkep, Kapten. Inf. E Marpuang, saat dikonfirmasi membenarkan bahwa dirinya memerintahkan anggota untuk melakukan penjagaan di PT. CPM. Namun anehnya Danramil menolak menjelaskan secara rinci tujuan keberadaan anggota TNI AD di perusahaan tersebut.

Sementara,, salah seorang karyawan PT CPM menuturkan, sejumlah anggota TNI AD tersebut hanya duduk-duduk di dalam kantor. Mereka hanya sesekali saja terlihat keluar tanpa melakukan interaksi dengan karyawan perusahaan.

“Saya ini hanya karyawan bos suruh kami siapkan barang-barang ini nanti setelah ini kita naikan ke kapal dan lalu di bawa ke Karimun,” papar Akui salah satu karyawan PT CPM

Rencanya 390 ton pasir timah akan dibawa menuju Karimun dengan mengunakan kapal Sindo Jaya yang sudah sandar di pelabuhan Sungai Buluh Kecamatan Singkep Barat sejak 3 hari yang lalu. Namun terhenti sebab pihak TNI AD meminta perusahan melengkapi surat menyurat yang sah. PT CPM diduga sudah tidak lagi mengantongi izin resmi.

Pada hal 390 ton pasir timah yang hendak dibawa menuju Tanjung Balai Karimun merupkan stock pile hasil pertambangan. (mk/r/arp)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.