Lebih 1000 Dukumen Kependudukan Dikeluarkan Disdukcapil Selama STQ

Pelaksanaan kepengurusan administrasi kependudukan yang dilakukan oleh pihak Disdukcapil Lingga
Pelaksanaan kepengurusan administrasi kependudukan yang dilakukan oleh pihak Disdukcapil Lingga (ist)

Lingga (marwahkepri.com) – Selama sepekan dilangsungkannya STQ Ke VII Kabupaten Lingga, Disdukcapil Lingga yang membuka stand pelayanan mudah dan cepat mengenai dukumen kependudukan, mengeluarkan diatas angka 1000 dukumen. Antusiasme masyarakat yang notabene berada di wilayah pulau Lingga dan kepulauan Senayang mendukung suksesnya terobosan ini.

Sebelumnya Disdukcapil Lingga mengadakan langkah baik ini mengingat momen STQ merupakan tempat dimana masyarakat sebagian dari 10 kecamatan di Kabupaten Lingga berkumpul. Tidak menutup kemungkinan masyarakat pulau Lingga dan kepulauan Senayang yang jarak tempuh lebih dekat ke Ibukota Daik Lingga memilih pelayanan mudah dan cepat ini. Hal ini terbukti dari membludaknya kepengurusan administrasi kependudukan yang diterima pihak Disdukcapil Lingga selama melayani dalam rentang berlangsung STQ.

Muhammad, Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Kabupaten Lingga mengatakan dalam satu minggu pelayanan yang dilakukan, pihaknya menerima dan mengeluarkan diatas 1000 dukumen kependudukan warga yang disiapkan. Baik itu berupa KTP, KK, Akta Kelahiran, Akta Kematian, Akta Perkawinan, maupun Surat Keterangan Pindah antar Kabupaten, Kota, Provinsi.

“Ini malam terakhir, penutupan STQ. Alhamdulillah pelayanan kami, kami nilai berhasil. Untuk sekarang sudah ada diatas 1000 dukumen, sekitaran lebih kurang 400 KK. Angka ini yakin naik lagi sebab malam ini makin ramai,” kata dia, Sabtu (25/03).

Mulai dari 20 Maret lalu pelayanan dilakukan maksimal dari jam 08.00 pagi hingga 11.00 malam. Sampai pada 25 Maret ini, pihak mereka menciptakan tenaga yang extra demi kenyamanan melayani. Warga yang datang, dengan kepengurusan administrasi kependudukan merupakan sebagian besar dari pulau Lingga, baik itu masyarakat Lingga, Lingga Utara, Lingga Timur dan kepulauan Senayang. Boleh dikatakan kesempatan mendapatkan dukumen kependudukan ini benar-benar dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar Daik Lingga.

“Ini kalau dilihat sebagai besar dari sekitaran Lingga. Kalau mereka yang dekat banyak yang mengurus sendiri, tapi kalau desa yang jauh misal didesa di kecamatan Senayang dan Lingga Utara warga yang mau mengurus ditemani oleh perangkat desa,” papar dia.

Menurutnya dengan sudah meng-install aplikasi off kependudukan ini pada akhir Januari lalu, pelayanan lebih mudah dan cepat. Dia katakan kedepan, setelah moment STQ ini pelayan mudah dan cepat ini terus dilanjutkan dan dioptimalkan.

“Sama seperti ini, hanya hitungan jam selesai sebab kita sudah meng-install aplikasi offline. Jadi sudah bisa langsung cetak ditempat,” sambungnya.

Untuk KTP-el dikatakan masih kosong terkait blangko, maka dalam proses ini yang berhubungan dengan KTP pihaknya mengantikan dengan surat keterangan yang fungsinya sama dengan KTP-el. Surat keterangan tersebut berlaku selama 6 bulan sejak diterbitkan. Dan setelah 6 bulan secara otomatis pihak Disdukcapil akan membuat KTP-el.

Dari Surat Keterangan tersebut dapat dipergunakan dalam berbagai hal seperti kepentungan Pemilu, Pemilukada, Pilkades, Perbankan, Imigrasi, Kepolisian, Asuransi, BPJS, Pernikahan, dan lain-lain.

“Jika sudah melakukan perekaman KTP-el maka sudah terdata dalam database Kependudukan Kabupaten Lingga,” ujar dia. (mk/arp)