Bentrokan Antar Warga Tanjung Banun dan Sei. Raya Memakan Korban

Warga Tg Banum Yang Menjadi Salah Satu Korban.
Warga Tg Banum Yang Menjadi Salah Satu Korban.

BATAM (Marwahkepri.com) – Bentrokan yang terjadi antara pemuda Tg Banun dan pemuda Sei Raya telah memakan korban bagi kedua belah pihak.

Salah satu korban tersebut adalah Awang Cik (54) warga Tg Banun yang juga kader Partai Hati Nurani Rakyat, dia sebagai warga yang tidak tahu menahu apa permasalahan yang terjadi dipukul oleh sejumlah pemuda dengan kayu.

Awang mengatakan, awalnya ia dibangunkan oleh istrinya karena ada pemuda yang bertengkar didepan rumah mereka. Dia kemudian keluar rumah untuk melihatnya, setelah itu beberapa pemuda keluar dari dalam mobil dan langsung mengeroyok Awang dengan kayu yang sudah dipersiapkan.

“Saya tidak pernah menyangka akan dipukul oleh para pemuda tersebut, karena saya tidak tahu apa permasalahannya, selain itu saya juga merasa sungguh tidak wajar mereka memukul saya yang sudah tua padahal saya juga warga Tg Banun,” ungkapnya.

Akibat dari pemukulan tersebut, korban mengalami luka dan terpaksa dirawat di rumah sakit. Dia mendapat  9 jahitan dikepalanya,  serta kaki dan tangannya memar – memar.

Awang mengatakan tidak mempermasalahkan biaya perobatannya, namun yang ia sayangkan adalah kepalanya yang terluka itu tidak tahu kapan akan sembuh, berapa lama ia harus dirawat sehingga tidak bekerja sedangkan anak-anaknya butuh biaya untuk sekolah.

Korban Pemukulan Lainnya
Korban Pemukulan Lainnya

Menurut Erlangga (Kader Hanura) yang juga salah satu saksi, perselisihan itu berawal saat salah seorang pemuda dari Tg Banun ingin membeli minuman di sebuah warung di Sei Raya, kemudian segerombolan pemuda dari Sei Raya lewat dari depan warung tersebut, tapi setelah beberapa jauh melewatinya mereka kemudian putar balik dan memukul anak yang sedang membeli minuman tersebut.

Kemudian, anak dari Tg Banun itu pulang dan bercerita kepada kawan – kawannya kalau mereka dipukul oleh warga Sei Raya, beberapa saat kemudian mereka melihat pemuda dari Sei Raya tersebut dan akhirnya mereka pun memukul balik anak dari Sei Raya tersebut.

Setelah pemukulan itu, mereka menganggap masalah perselisihan antara keduanya sudah selesai, namun malam itu juga serangan balik dari Sei Raya pun datang, mereka datang membawa mobil dan turun dengan membawa kayu.

Dalam penyerangan itu mereka tanpa tanya langsung memukul warga Tg banun yang mereka jumpai, salah satunya Awang Cik yang tidak tahu apa – apa.

Warga Tg Banun pun mulai geram dengan pemukulan itu sehingga para warga keluar rumah dan menyerang balik, merasa tertekan dengan amukan warga, pemuda dari Sei Raya itu pun masuk kedalam mobil ingin melarikan diri, namun mobilnya masuk kedalam parit.

Warga Tg Banun pun meminta mereka untuk keluar dari dalam mobil, namun mereka tidak mau keluar.

“Kami datang kesini untuk berdamai,”ujar supirnya.

Perkataan supir itu pun membuat warga semakin geram, sehingga salah satu warga Tg Banun menjawab pertanyaan supir itu.

“Kalau memang mereka mau berdamai, kenapa waktu turun dari mobil langsung menyerang warga,”

Warga Sei Raya tetap tidak mau keluar dari dalam mobil sehingga membuat warga semakin mengamuk dan merusak mobil tersebut.

Tidak lama kemudian, Polsek Galang pun datang melerai pertengkaran tersebut, mereka membawa pelaku dan korban untuk dimintai keterangan ke Polsek Galang.

Didalam Polsek Galang tersebut, RT/RW dari kedua belah pihak menandatangi surat perjanjian, namun beberapa perjanjian itu tidak disetujui oleh warga Tg Banun. Salah satu perjanjian yang tidak mereka terima tersebut adalah  mobil yang rusak 50% ditanggung oleh sipemilik mobil, sedangkan ganti 25 %  nya dari Tg Banun begitu juga dengan warga Sei Raya mengganti 25% biayanya.

“Kita sebagai warga Tg Banun merasa marwahnya dipijak, sudah warga Sei Raya yang awalnya memukul, kita ikut juga mengganti biaya mobil yang rusak itu,” ujar Erlangga.

Atas kejadian tersebut, banyak warga yang masih takut dan antisipasi kemungkinan akan adanya penyerangan balik dari Sei Raya. (mk/mun)

 

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.