Andi Narogong Jadi Tersangka Ketiga Kasus Korupsi E-KTP

Andi Narogong Saat Dibawa ke Kantor KPK
Andi Narogong Saat Dibawa ke Kantor KPK

Jakarta (Marwahkepri.com) – Pengusaha Andi Agustinus alias Andi Narogong yang sering disebut-sebut dalam korupsi mega proyek E-KTP akhirnya ditetapkan jadi tersangka oleh KPK.

Dia telah diamankan oleh petugas KPK dan dibawa ke gedung KPK di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis (23/3) malam.

Dalam proses penganggaran proyek e-KTP tersebut KPK menyebut Andi melakukan sejumlah pertemuan dengan dua orang tersangka lainnya, Irman dan Sugiharto serta sejumlah anggota DPR dan pejabat Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri).

“AA (Andi Narogong) diduga memiliki peran aktif dalam proses penganggaran dan pelaksanaan pengadaan barang dan jasa dalam proyek KTP elektronik. Peranannya, yaitu dalam proses penganggaran yang bersangkutan melakukan pertemuan dengan para terdakwa (Irman dan Sugiharto) dan sejumlah anggota DPR RI dan pejabat Kementerian Dalam Negeri terkait proses penganggaran proyek e-KTP,” kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata di gedung KPK.

Selain itu Andi juga disebut memberikan aliran dana kepada sejumlah pihak. Dia juga disebut mengkoordinir Tim Fatmawati yang diduga dibentuk untuk kepentingan pemenangan tender.

Andi merupakan tersangka ketiga dalam korupsi e-KTP yang disebut merugikan negara senilai Rp 2,3 triliun ini. Dalam dakwaan di sidang perdana Irman dan Sugiharto, jaksa penuntut umum pada KPK juga telah membeberkan peranan Andi saat proses penganggaran dan pengadaan e-KTP.

Andi disangka dengan Pasal 2 ayat 1 Undang-undang nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP, juncto Pasal 64 ayat 1 KUHP. Penyidik KPK juga menggeledah 3 lokasi di Cibubur. (mk/as/detik)

.

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.