Jokowi Tinjau Sei Gong, Semoga Defisit Air di Batam Dapat Segera Diatasi

Presiden Joko Widodo Bersama Gubernur Nurdin Basirun Saat Meninjau Waduk Sei Gong
Presiden Joko Widodo Bersama Gubernur Nurdin Basirun Saat Meninjau Waduk Sei Gong

Batam (Marwahkepri.com) – Presiden Joko Widodo bersama Menteri Kabinet Kerja meninjau pembangunan Bendungan Sei Gong di Kecamatan Galang Kamis (23/3).

Bendungan tersebut akan menjadi sumber air baku bagi masyarakat Batam, karena Batam saat ini mengalami defisit air bersih karena mengandalkan air hujan.

Bendungan Sei Gong memiliki luas genangan 355,99 hektar. Dari total lahan tersebut, seluas 294 hektar masuk lahan hutan lindung dan hutan produksi terbatas. Lahan hutan tersebut sudah mendapat ijin pinjam pakai sejak 15 Maret 2016.

Pembangunan bendungan tersebut dikerjakan oleh PT Wijaya Karya dan PT Tusenss Krida Utama.

“Pada hari ini progresnya sudah 35%. Saya minta dipercepat hingga pertengahan tahun depan, dengan demikian defisit air baku di Batam dapat segera teratasi,” ujar Jokowi.
Bendungan ini mempunyai kapasitas debit andalan sebesar 400 liter per detik, dengan luas genangan 355 hektar (ha) dan volume tampung 11,8 juta meter persegi.

Pembangunan Bendungan Sei Gong memakan dana sekitar Rp 238,4 miliar yang berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Proyek ini mulai pada 5 November 2015 dan ditargetkan selesai pada 18 Desember 2018.

Presiden juga menyampaikan agar bendungan ini nanti dikelola secara baik dan bersama.

“Setelah beroperasi nanti pengelolaannya tidak boleh rebutan (BP Batam maupun pemerintah daerah). Ini tanah negara, milik negara, harus dikelola bersama,” ujarnya. (mk/rah)

 

 

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.