Jalur Transportasi Tak Stabil, Inflasi Perekonomian Natuna Melambung

IMG-20170323-WA0009
Rapat TIM TPID di kantor Bupati

Natuna (Marwahkepri.com) – Sekda Natuna Wan Siswandi mengatakan, meningkatnya laju inflasi perekonomian di Kabupaten Natuna tidak lain karena disebabkan belum stabilnya jalur transportasi. Baik jalur udara, laut, darat dari dan ke Natuna.

“Untuk transportasi udara, sudah diresmikan bangunan anggar Bandara Kita belum lama ini oleh Presiden Joko Widodo. Dan juga sudah ditinjau langsung oleh beberapa Menteri, terutama menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi pada beberapa minggu yang lalu itu, tentunya kita berharap bandara kita cepat beroperasi”, ujar Siswandi pada rapat Tim pengendalian inflasi daerah TPID Tahun 2017, di kantor Bupati, kemarin (22/03).

Dengan beroperasinya bandara Natuna dapat menekan harga tiket dari dan ke Natuna. Diyakininya harga tiket lebih murah dari yang Sebelumnya.

Kalau harga tiket sudah murah jelas akan dapat mengurangi peningkatan inflasi perekonomian masyarakat di Natuna.

Sis mengharapkan, anggota TIM  berjumlah sebanyak 36 orang ini dapat bekerjasama dalam upaya menstabilkan inflasi perekonomian di Natuna.

Hasil penelitian badan statistik Kabupaten Natuna, mulai tahun 2014 sampai tahun 2017. Ketidak stabilan Inflasi perekonomian Natuna masih dalam tingkatan ringan dari tingkatan inflasi, yang ada empat tingkatan mulai dari Berat, Sedang, Menengah dan Ringan.

Karena inflasi perekonomian Natuna hanya kurang stabil ketika waktu dan saat tertentu. Misalnya Mau lebaran, Natal dan Tahun baru. Selain itu pada musim utara (Cuaca hujan dan anggin kencang). Selain itu inflasi Natuna masih tergolong relatif stabil dan tidak dipersoalkan masyarakat.

Dasar dibentuknya tim TPID Pengendalian Inflasi di Daerah berdasarkan intruksi Menteri Dalam Negeri nomor 027/1696/SJ Tahun 2013. Tentang “Menjaga keterjangkauan Barang dan jasa di daerah ” dan SK Gubernur nomor 1521 tahun 2016 tentang TPID propinsi Kepulauan Riau.

Tujuan di bentuknya TIM pengendalian Inflasi TPID di daerah Kabupaten Natuna adalah guna memonitoring dan evaluasi serta memberikan arah kebijakan pengendalian dan menetralisir inflasi perekonomian di Natuna.

Anggota TIM Inflasi pengendalian perekonomian Natuna terdiri dari Para Camat, Kadis dinas terkait di Lingkungan Pemda Natuna.

Hadir selaku narasumber pada acara ini yaitu, Kepala perwakilan Bank Indonesia (BI) Propinsi Kepri (Batam) Gusti Raizal Eka Putra, dan Harry Andrianto,SE.MM. Kepala Biro Administrasi Perekonomian Sekda Propinsi Kepulauan Riau.(mk/nang/rk).

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.