Kapal Jangkrik Siap Beroperasi

Jangkrik
Jangkrik

Karimun (Marwahkepri.com) – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan meresmikan kapal pengolah gas terapung atau Floating Processing Unit (FPU) di Saipem Karimun Yard, Kabupaten Karimun, Selasa (21/4).

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Ketua Komisi VII DPR-RI Gus Irawan Pasaribu, Direktur Jendral Migas I Gusti Nyoman Wiratmaja, Bupati Karimun Aunur Rafiq, Kepala BKPM Batam Adi Sugiarti, Executive Vice Presiden Asia Pacific ENI Franco Polo, Mantan KSAL staf khusus Gubernur Prasetyo.

Kapal tersebut diberi nama Jangkrik. Penamaan kapal ini juga menandai akan segera berproduksinya gas dari Blok Muara Bakau.

Gas pertama ditargetkan akan diproduksi sebelum pertengahan tahun 2017, lebih cepat dari perkiraan yang tercantum dalam Rencana Strategis Kementerian ESDM Tahun 2015-2018, yaitu tahun 2018.

Jonan mengungkapkan bahwa FPU Jangkrik ini berukuran 46 x 192 meter dan menjadi FPU yang terbesar yang dimiliki Indonesia saat ini. FPU ini rencananya akan dioperasikan pada bulan Mei 2017.

“Berdasarkan laporan, FPU ini ukurannya 46×192 meter, kira-kira besarnya 80 persen lapangan bola. Ini besar sekali. Ini adalah FPU paling besar yang pernah dibangun, dirakit di Indonesia, dan nanti paling lambat akan dioperasikan bulan Mei 2017. Nanti kalau sudah beroperasi, kira-kira pertengahan bulan Mei, saya kira Presiden berkenan menyaksikan first oil atau first gas di Selat Makassar, karena ini FPU yang terbesar yang saat ini kita miliki,” kata Jonan.

“Atas nama pemerintah, saya mengucapkan terima kasih sekali bahwa investasi (proyek Jangkrik) ini bisa menghemat US$ 300 juta. Dari yang direncanakan US$ 4,5 miliar, kurang lebih sekarang menjadi sekitar US$ 4,2 miliar. Itu besar sekali, ini Rp 50 triliun lebih. Kedua, proyek ini juga lebih cepat hampir 12 bulan dari rencana Pemerintah,” ucap Jonan seperti dikutip dalam siaran pers tersebut. (mk/as/beritasatu)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.