Nurdin Buka STQ Ke VII Kabupaten Lingga

Gubernur Kepulauan Riau, Nurdin Basirun didampingi Bupati Lingga, Alias Wello Saat Pembukaan STQ Ke VII Kabupaten Lingga, Daik Lingga.
Gubernur Kepulauan Riau, Nurdin Basirun didampingi Bupati Lingga, Alias Wello Saat Pembukaan STQ Ke VII Kabupaten Lingga, Daik Lingga.

Lingga (marwahkepri.com) – Gubernur Kepulauan Riau, Nurdin Basirun membuka Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) Ke VII Kabupaten Lingga yang dilaksanakan di halaman utama kantor Bupati Lingga, Daik Lingga. Ditandai dengan pemukulan bedug, STQ Ke VII Kabupaten Lingga yang berlangsung hingga 25 Maret 2017 mendatang resmi dibuka.

Dalam penyampaiannya Nurdin menyampai terimakasih terhadap undangan kepada diri untuk membuka perhelatan siar agama Ke VII di Kabupaten Lingga. Dia berharap dengan adanya kegiatan siar agama ini dapat mendatangkan keberkahan di Kepulauan Riau, khusunya di Kabupaten Lingga yang saat ini sedang melaksanakan.

“Mulai pawai, malam ta’aruf peresmian stand bazar, penerimaan kafilah. Dan sebentar lagi saya mendapat amanah untuk membuka secara resmi. Mudahan-mudahan dengan doa, pelaksanaan ini kan menjemput keberkahan,” kata Nurdin, Senin (21/03) malam.

Sementara Wakil Bupati Lingga, M Nizar sekaligus Ketua Pelaksanan kegiatan STQ Ke VII Kabupaten Lingga menyampaikan kehadiran Nurdin dalam membuka ajang STQ tentunya membawa kebahagiaan tersendiri bagi Kabupaten Lingga. Dia katakan dukungan provinsi selama ini sedikit telah mampu membantu merubah Kabupaten Lingga, seperti salah satunya DED jembatan Senayang – Sebangka.

“Untuk itu Bapak Gubernur. Dengan harapan datangnya malam ini, untuk membuka serta meminta arahan dan tidak lain juga bantuan lainnya kami tunggu,” ungkap Nizar saat sambutan.

Kegiatan-kegiatan keagamaan seperti STQ maupun MTQ memberikan aura positif yang banyak mendatangkan pahala. Untuk itu dia menghimbau kepada seluruh masyarakat islam Kabupaten Lingga dapat kiranya hadir diarena STQ Ke VII Kabupaten Lingga yang digelar dihalaman utama Kantor Bupati Lingga di Daik Lingga untuk mendengarkan lantunan ayat suci Al-qur’an yang dibacakan para qori-qoriah terpilih.

“Semoga acara berjalan sesuai dengan yang diharapkan. Saya menghimbau seluruh umat islam untuk datang dan mendengar yang dibacakan qori-qoriah untuk mendapat keberkahan buat kita semua,” sambungnya.

Dia juga katakan dengan menggelar kegiatan STQ Ke VII Kabupaten Lingga tepat dikomlpek perkantoran, dengan harapan dalam waktu berlangsung STQ yang selama satu pekan kedepan tiap ASN Kabupaten Lingga mendengar lagu-lagu khalam ilahi. Sebab menurutnya mendengar saja sudah dapat pahala.

“Saya juga berharap dengan kegiatan selama satu minggu ini, nantinya ini dapat membawa keberkahan dan perubahan tiap insan khusunya, dan Kabupaten Lingga umumnya,” ujar dia.

Dia yang juga ketua LPTQ Kabupaten Lingga akan berusaha untuk manata ulang pelayanan dan pengelolaan kegiatan-kegiatan yang berbasis islam. Menurutnya disamping yang diperlombakan saat ini, masih ada prestasi-prestasi dari para qori-qoriah dan hafizah pada cabang lainnya, yang harus ditingkatkan.

Meski semua pembinaan Al-qur’an merupakan tanggungjawab LPTQ pada semua tingkatan pemerintahan , namun kemajuan tersebut juga tidak terlepas dari campur tangan sejumlah lembaga keagamaan. Dia berharap setiap lembaga keagamaan seperti MUI, Ikatan Qori-Qoriah, Dewan Masjid Indonesia, Pondok-Pondok Pesantren di Kabupaten Lingga, dan Majlis Taqlim lainnya agar dapat kiranya bersinergi, bahu mambahu dan mampu bekerjasama dengan program kerja yang tujuannya melakukan pembinaan pada generasi islam dalam mempelajari ilmu- ilmu islam.

“Tanpa motivasi dari orang tua kami mustahil dapat membangun Kabupaten Lingga Terbilang 2020 khusus mental dan spritual keagamaan. Saya berharap STQ maupun MTQ dari desa dan kecamatan supaya islam tetap menggema sekaligus menjaga khazanah Budaya Melayu,” jelasnya.

Untuk saat ini dari 10 Kecamatan di Kabupaten Lingga baru mampu mengutuskan sebanyak 249 orang peserta pada STQ Ke VII. Padahal cabang-cabang penting lainnya belum ada peserta seperti cabang hapalan 30 juz, cabang kaligrafi kontemporer, cabang tafsir berbahasa arab dan inggris, cabang qura’ah, cabang saba’ah dan beberapa lainnya.

“Seperti apa yang telah diamanah, insyaallah tahun 2018 Kabupaten Lingga menggelar event tahunan prov yakni MTQ dan POPDA. Berkaitan itu kami bermohon sangat dengan hadir bapak Gubernur pada malam hari ini kami berharap sangat dengan keterbatasan kami mohon bantuannya,” sebut Nizar.

Hadir pada pembukaan STQ Ke VII Kabupaten Lingga tahun 2017 yakni Gubernur Kepri Nurdin Basirun, Bupati Lingga Alias Wello beserta istri, Wakil Bupati Lingga M Nizar, Tokoh Kepri Huzrin Hud, DPRD Kepri Tawarih, Asisten I provinsi Kepri, Sekda Kabupaten Lingga Abu Hasyim, DPRD Kabupaten Lingga, OPD dan FKPD Kabupaten Lingga, LPTQ Kabupaten Lingga, MUI Kabupaten Lingga, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Camat, Lurah dan Kades Se-Kabupaten Lingga. (mk/arp)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.