Dua Pemuda Yang Mengaku Anggota Aliansi,Disidangkan

pnb

Marwah Kepri.Com- Dua pemuda yang mengaku anggota Aliansi Pemuda Tempatan Batu Ampar, Syamsudin dan Renol Dwi Saputra melarang masuk karyawan PT. Siemen serta melakukan perlawanan dan pengancaman terhadap asisten Human Resource Development (HRD).

Dalam persidangan yang berlangsung di Pengadilan Negeri Batam, Selasa (21/3/2017) menghadirkan saksi sekaligus korban pengancaman oleh kedua terdakwa untuk dimintai kejelasan  kejadian tersebut.

Ketika dimintai keterangan didalam persidangan, M Firdaus saksi sekaligus korban menyatakan bahwa kedua terdakwa melarang masuk dan mengancam akan dimakan. “pag itu sekitar jam 7:00 ketika saya dan karyawan saya hendak masuk kerja tiba tiba dilarang oleh komplotan mereka yang melakukan blokade.

Setelah melakukan blokade selama 2 jam, akhirnya pihak kepolisian Polsek batu ampar datang untuk mengamankan serta melakukan penangkapan. “Kami dilarang masuk sampai hampir 2 jam, akhirnya polsek batu ampar datang sikitar jam 9. Komplotan mereka berhasil melarikan diri masing-masing, hanya mereka berdua yang tertangkap,” imbuhnya.

Mendengar keterangan saksi  tersebut hakim Syahrial SH kembali menunda persidangan  akan dilanjutkan minggu depan.(mk/rh/)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.