Hati-Hati…Makan Daging Babi Bisa Sebabkan Meningitis Babi, Penyakit ini tengah mewabah di Bali

5

MARWAHKEPRI.COM, Jakarta – Konsumsi daging babi yang terkontaminasi bakteri dapat menyebabkan penyakit meningitis babi. Wabah inilah yang sedang terjadi di beberapa wilayah di Bali, hingga menyebabkan 20 lebih warga terinfeksi penyakit tersebut.

Meningitis sendiri adalah penyakit radang selaput otak yang dipicu oleh infeksi bakteri. Menurut Spesialis Saraf dr Lilir Amalini, SpS, akibat lain dari penyakit tersebut adalah penderita bisa mengalami ketulian.

Menurutnya, penyakit yang gejala awalnya adalah demam panas tersebut akan berdampak menghilangnya kemampuan pendengaran pasien, atau mengalami tuli.

” Dampak yang paling sering dari meningitis babi itu pasiennya jadi tuli ” ungkapnya

Bakteri yang pada awalnya menginfeksi akibat warga Kabupaten Badung, Bali makan hidangan lawar babi tersebut masuk ke dalam tubuh lalu berdiam di selaput otak. Pasien lantas mengalami demam tinggi dan perlahan kemampuan mendengar jadi menurun.

Tidak serta merta mengalami tuli total, namun terjadi penurunan kemampuan mendengar secara bertahap.

Ada pula dampak lain seperti pasien mengalami syok septik, arthritis (radang sendi) , pneumonia (radang paru), endocarditis (penyakit jantung), endophthalmitis( infeksi mata) dan peritonitis bakterial (radang perut).

Sebagai pencegahan disarankan untuk tidak mengonsumsi daging yang diduga terkontaminasi oleh bakteri, juga harus mengolah daging dengan higienis dan matang sempurna agar bakteri mati.

Jika ada gejala awal mengalami penyakit meningitis babi, segera larikan penderita ke rumah sakit terdekat agar mendapat pertolongan pertama. Konsumsi makanan sehat agar daya tahan tubuh meningkat dan dapat melawan infeksi dengan baik.

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.