Wawww….Big Boss Gelper disinyalir Kebal hukum

gelper

BATAM (Marwahkepri.com) – Dikalangan pengusaha Gelanggang Permainan (Gelper) anak – anak, nama Tuatau tidak asing lagi untuk didengar, dia adalah rajanya gelper di Kota Batam ini.

Namun sayangnya, gelper yang dimilikinya disinyalir berbau judi yang izin nya dikeluarkan oleh PTPSP Kota Batam.

Namanya sudah sangat gencar diberitakan oleh para awak media, baik media online maupun media cetak di Kota Batam.

Meskipun begitu, sepertinya Tuatau sudah kebal Hukum dan tak tersentuh oleh penegak hukum di Kepulauan Riau (Kepri), sehingga  dengan leluasa dia memainkan aktivitas gelanggang permainan yang diduga berbau judi tersebut.

Dari pantauan dilapangan, gelandang permainan yang diduga milik Tuatau di Nagoya persisnya didepan Hotel Ramayana,  aktivitas permainan tersebut sudah terang terangan melakukan tindak pidana perjudian, namun penegak hukum membiarkannya begitu saja sehingga aktivitas tersebut berjalan dengan lancar, aman, terkendali dan  jaya raya.

Jerry Macan salah satu Aktivis Kota Batam kembali menantang penegak Hukum yang berada di Kepri khususnya pihak kepolisian untuk melakukan penutupan gelper yang berbau judi tersebut, agar slogannya Kota Batam tetap “Dunia Bandar Madani” bukan “Dunia Bandar Judi”.

“Kalau memang gelper tersebut bukan judi, kenapa sudah banyak yang divonis oleh pengadilan menyatakan bahwa gelper tersebut judi, dan yang anehnya lagi hanya tukang koin dan kasirnya yang ditangkap oleh pihak kepolisian, si Tuatau bebas berkeliaran menikmati hasilnya” cetus Jerry Macan.

“Kalau memang Penegak Hukum di Kepri tidak sanggup menutup Gelper yang berbau judi tersebut, minta saja pada Kapolri untuk turun langsung menutup aktivitas Judi Gelper itu, supaya generasi kedepan bisa terjaga ahlaknya” tambahnya. (mk/tim)