Supir Taksi di Pontianak Ini Tabrak Sejumlah Kendaraan

2

MARWAHKEPRI.COM, Pontianak – Seorang sopir taksi antar kabupaten, Roby Chandra diamankan Satuan Lalu Lintas Polresta Pontianak karena menabrak sejumlah kendaraan pada Rabu (8/3/2017) malam sekitar pukul 21.30 WIB.

Aksi koboinya terhenti setelah menabrak sebuah mobil yang berhenti di perempatan lampu merah bundaran Universitas Tanjungpura, Jalan Ahmad Yani.

Puluhan warga menggunakan kendaraan bermotor sempat mengejar mobil dengan nomor polisi KB 1187 SQ yang dalam keadaan ringsek tersebut. Padahal, kondisi ban mobil dalam keadaan bocor, namun dipaksakan Roby untuk melaju.

Aksinya tersebut sempat beredar viral di grup media sosial Facebook. Roby diketahui melaju dari Jalan HM Suwignyo menuju Jalan HRA Hakim, Jalan Penjara, dan berakhir di Jalan Ahmad Yani.

Dalam rute yang dilaluinya itu juga ia yang dalam keadaan mabuk beberapa kali menyenggol kendaraan bermotor, sehingga aksinya ini menimbulkan kemarahan warga dan berusaha mengejarnya.

Aksinya itu pun terkam kamera CCTV yang terpasang di persimpangan Bundaran Untan yang terhubung dengan Command Center Polresta Pontianak.

Dalam rekaman tersebut terlihat jelas mobil yang dikendarai Roby menabrak mobil yang sedang berhenti. Rekaman tersebut juga menampilkan warga yang mengejar ketika Roby berusaha kabur saat keluar dari mobilnya.

Kasat Lantas Polresta Pontianak, Kompol Agus Supriadi mengatakan, saat menjalani pemeriksaan, Roby mengaku menenggak minuman alkohol jenis arak tradisional.

Berdasarkan keterangan salah satu korban yang ditabrak, saat itu korban sedang memarkirkan kendaraannya di tepi jalan Jalan HRA Rahman.

“Mobil yang dikendarai Roby menabrak motor tersebut dan langsung kabur menuju arah Jalan Ahmad Yani,” ujar Agus, Kamis (9/3/2017).

Sementara itu, berdasarkan keterangan Roby, mobil yang ia kendarai itu disewa dari seseorang. Sebelum mengendarai mobil, ia sempat membeli arak di daerah Kecamatan Ambawang, Kabupaten Kubu Raya. Arak itu kemudian ia minum sambil berkendara.

Selain itu, Robby mengaku dirinya sehari-hari bekerja sebagai sopir taksi tujuan Pontianak ke Putusibau. Namun akibat pengaruh alkohol, ia tidak ingat jalan mana saja yang ia lalui saat menabrak beberapa kendaraan tersebut.

“Saya tidak tahu jalan mana saja yang saya lewatkan. Niat awal mau pergi cari makan, tapi sampai dimana dan nabrak apa saja pun saya tidak tahu,” kata Roby.

Karena masih dalam pengaruh alkohol saat menjalani pemeriksaan, pihak kepolisian agak kesulitan untuk mendalami keterangan dari Roby. Hingga saat ini, pihak kepolisian masih menunggu laporan dari warga yang merasa menjadi korban aksi ugal-ugalan sopir taksi itu.