Pencanangan Gerbangdutas, 6 Menteri Tinjau Pembangunan Natuna

IMG20170308102613
Menkopolhukam menandatangani 4 prasasti

Natuna (Marwahkepri.com) – Dalam rangka Pencanangan Gerakan Pembangunan Terpadu Perbatasan (Gerbangdutas) di Kabupaten Natuna, hari ini (08/03) Menkopolhukam Wiranto berkunjung ke Natuna.

Bersama Wiranto, hadir 5 Menteri lainnya seperti Mendagri Cahyo Kumolo, Menhan Riamizard Riacudu, Menteri Perhubungan, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Menteri Komunikasi dan Informatika, dan sejumlah pejabat teras lainnya.

Dalam pertemuan yang diselenggarakan di gedung Sri Serindit, Ranai, Gubernur Kepri Nurdin Basirun menyampaikan, banyak potensi menjajikan di wilayah Kepulauan Riau, khususnya Natuna dimana letak geografisnya berada diperbatasan bertetangga dengan negara lain yanh secara ekonomi lebih maju.

Jika dilakukan pembangunan secara terpadu antara lembaga yang ada, Kepri dapat menjadi kebanggan NKRI diberanda terdepan. Memulai pergerakan ini, tidak kalah pentingnya masalah regulasi disamping membangunan secara sinkronisasi. Pembanguna kawasan ekonomi khusus pariwisata akan mempercepat pembangunan di perbatasan.

Salah satu kendala di Natuna yakni masalah arus transportasi orang dan barang. Perlu adanya peningkatan pelabuhan, banda Ranai setelah diresmikan belum jelas juntrungannya kapan dioperasikan.

“Potensi pariwisata dan perikanan menjanjikan, kalau transportasi lancar, maka daerah ini akan cepat maju. Investasi di Natuna sangat menjanjikan jika pencanangan ini segera kita realisasikan”, ujar Nurdin.

Selain penggelaran kekuatan TNI, pertahanan keamanan yang paling ampuh adalah penguatan ekonomi masyarakat. Pemerintah Pemprov Kepri siap bergandeng tangan untuk merubah corak wajah daerah yang selama ini menjadi pandangan sebelah mata bagi negara luar.

Sementara itu Menkopolhukam Wiranto menyampaikan, Pencanangan Gerbangdutas merupakan nawacita Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kala, yaitu membangun di pinggiran.

Komitmen pemerintah untuk membangun perbatasan terus bergulir. Pada tahun 2017 ini kucuran dana untuk membangun daerah perbatasan sebesar Rp 17,8 trilyun, seluruh daerah perbatasan di Indonesia akan mendapat sentuhan pembangunan.

Konektivitas wilayah, sarana prasarana, infrastruktur, dan ketahanan pangan merupakan modal penting. Jika ini sudah terwujud, maka sebutan daerah perbatasan secara perlahan akan hilang,

Wiranto bersama rombongan meninjau sejumlah proyek di Natuna, diantaranya Bandara Ranai, Pelabuhan RoRo, Jaringan Telekomunikasi Palapa Ring, dan meresmikan pengoperasian bus Damri.

Mantan Panglima TNI ini juga menandatangani prasasti sekolah Madrasah Aliyah Bakti Natuna-Pulau Tiga, Tampungan Air Baku Teluk Buton, Tampungan Air Baku kecil Sedanau, Jalan Teluk Buton-Kelarik tahap I.(nang)

Print Friendly, PDF & Email