Aliansi Masyarakat Peduli Listrik Demo Tolak Kenaikan Tarif Listrik

Para Pendemo Yang Berkumpul Didepan Gedung DPRD Kota Batam
Para Pendemo Yang Berkumpul Didepan Gedung DPRD Kota Batam

BATAM (Marwahkepri.com) – Ratusan warga berdemo didepan gedung Graha Kepri, Senin (6/3) guna menolak rencana kenaikan tariff  listrik sebesar 45,5%

Setelah berorasi didepan gedung Graha Kepri, mereka lalu bergerak menuju gedung DPRD Kota batam dan meminta agar DPRD Kota Batam keluar mendengar aspirasi mereka.

Massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Listrik Kota Batam, PD Satria Ke – pri dan warga Taman Mediterania Kota Batam ini sangat menyayangkan keputusan DPRD Provinsi Kepri yang menyetujui kenaikan tarif listrik sebesar 45,5% atau hampir mencapai 50%.

Menurut mereka, keputusan itu cacat hukum karena mereka tidak melakukan penelitian terhadap kemampuan masyarakat sebelum mengambil keputusan.

Mereka juga meminta agar keputusan itu ditinjau kembali dan pengambilan keputusan harus dilakukan secara paripurna.

Dari pantauan Marwahkepri.com, para pendemo berteriak meminta agar anggota DPRD Kota Batam segera menemui dan mendengarkan aspirasi mereka.

“Tolong pak dewan yang terhormat temui kami, kami datang beretika, tolong pak dewan temui kami,” teriak sang perorasi dihalaman gedung DPRD.

Demo tersebut tampak berjalan dengan lancar dengan pengawalan Satpol PP dan Polisi.

DSC_1114

Wakil komisi II DPRD Kota Batam, Yudi Kurnain kemudian turun dan menemui para pendemo. Dia mengatakan DPRD Kota Batam hanya mencatat dampak yang terjadi jika adanya kenaikan tarif listrik di Kota Batam, sementara otoritas untuk kenaikan tarif listrik tersebut berasal dari DPRD Provinsi Kepri. Kenaikan tarif listrik ini disesuaikan dengan tarif listrik nasional yang sekarang memang sudah mengalami kenaikan.

Said Abdullah, koordinator demo mengatakan salah satu penyebab kemiskinan yang ada dikota Batam ini adalah karena adanya kenaikan tarif listrik.

“Tiga bulan lagi akan lebaran, maka inflasi akan terjadi lagi, itulah yang terjadi dampak kenaikan tarif listrik ini,”ujarnya.

Dia mengatakan tidak menyalahkan Bright PLN Batam, namun mereka sangat menyayangkan wakil rakyatnya yg telah menyetujui keputusan itu tanpa penelitian lebih lanjut.(mk/mun)

 

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.