Batal Pawai Sebab Hujan, Pembukaan STQ Ke 7 Kecamatan Lingga Berjalan Baik

Pemukulan Beduk sebagai Tanda Pembukaan STQ Ke 7 Kecamatan Lingga, Daik Lingga, Selasa (28/02).
Pemukulan Bedug sebagai Tanda Pembukaan STQ Ke 7 Kecamatan Lingga, Daik Lingga, Selasa (28/02).

Lingga (marwahkepri.com) – Bertempat dihalaman utama gedung Kecamatan Lingga, pemerintah Kecamatan Lingga mengelar pembukaan STQ Ke 7 tingkat Kabupaten Lingga. Meski sempat membatalkan gelaran pawai ta’aruf akibat hujan deras seharian sejak pagi hingga ke malam, pembukaan STQ Ke 7 Kecamatan Lingga berjalan baik.

Setelah sejumlah Kecamatan di Kabupaten Lingga menggelar STQ, Kecamatan Lingga diikuti 10 desa dan 1 Kelurahan turut menggelar acara dua tahunan ini. Cuaca yang dingin tidak menyurut semangat dan antusias demi mendengar lantunan ayat suci Al-Quran. Diawali dengan pembacaan ayat Al-Quran dan ditandai dengan pemukulan bedug secara resmi, Camat Lingga Yulius membuka kompetisi STQ Ke 7 Kecamatan Lingga yang dilangsungkan sampai tanggal 4 Maret 2017.

Acara tersebut, dihadiri Wakil Bupati Lingga, M Nizar, Anggota DPRD Lingga, Pokyong Kadir dan Khairul Anwar, Kasubbag TU Kemenag Lingga, Kapolsek Daik Lingga, Ketua LAM, Ketua MUI, Kades se Kecamatan Lingga, tokoh agama dan sejumlah tokoh lainnya. Meski relatif sepi giat pembukaan STQ Ke 7 Kecamatan Lingga berlangsung sesuai rencana.

Wakil Bupati Lingga M Nizar dalam sambutan menyampaikan rasa syukur sebab dapat diberi kesempatan berkumpul sesuai rencana. Meski menurutnya dari pagi hingga ke pukul 8 malam hujan mengguyur deras, namun masih diberi keberkahan bersama-sama membuka ajang STQ Ke 7 Kecamatan Lingga.

Dengan itu, sebagai harapan bersama pembukaan telah disiapkan semeriah mungkin. Dengan kendala hujan pula, dia berharap tidak mengurangi semangat dan nikmat menjalan STQ ini. Sebagaimana diketahui bersama Kecamatan Lingga merupakan Kecamatan terakhir dalam melaksanakan Kegiatan STQ tahun 2017 ini.

“Saye selaku ketua LPTQ, berharap setiap masyakarat lebih bergairah dan semangat. Walau tadi ada hujan sehingga ini pembukaan relatif sepi. Tapi ini menjadi catatan tersendiri buat Camat Kita,” ungkap Nizar dalam sambutan, Selasa (28/02) malam.

Seperti biasa, demi mempersiapkan qori-qoriah terbaik, baik dalam tingkat kecamatan maupun tingkat Kabupaten nantinya. Dia berharap ke setiap dewan hakim untuk memberi penilaian yang objektif kepada peserta seleksi. Disamping itu, dengan harapan ajang STQ tidak hanya sebagai seremonial namun mampu memaknai dan menanamkan nilai-nilai Qur’an sebagai tuntunan masa depan dengan harapan senantiasa ayat suci Al-Quran dilantunkan.

“Untuk 2018 nanti Lingga akan menjadi tuan rumah MTQ tingkat Provinsi. Ini salah satu cara kita mempersiapkan peserta. Saya berjanji akan memberikan reward kepada anak – anak kita yang berhasil mengangkat nama Kabupaten Lingga pada ajang STQ Tingkat provinsi nanti,” paparnya

Sementara Camat Lingga, Yulius menyampaikan bahwa perlombaan dalam STQ ini pada hakikatnya adalah menumbuhkan nilai-nilai Al-Quran. Hal ini sebenarnya jauh dari sekedar prestasi, namun yang utama adalah memaknai dan menjadikan Al-Quran sebagai santapan rohaniah rutinitas.

Dia sampaikan tujuan diselenggarakannya STQ Kecamatan Lingga adalah persiapan dalam menuju pergelaran STQ tingkat Kabupaten Lingga yang direncakan dilaksanakan pada 19 Maret mendatang di Daik Lingga. Tema yang diusung yakni ‘Melalui STQ Ke 7 Kecamatan Lingga Kita Wujudkan Generasi Penerus Pembangunan Berlandaskan Nilai-Nilai Qur’ani, Berbudaya dan Peduli Lingkungan Menuju Lingga Terbilang 2020″.

“Tentunya ini semua adalah semangat menumbuhkan nilai – nilai Al-Qur’an dalam diri. Disamping persiapan menuju STQ tingkat Kabupaten,” paparnya. (mk/arp)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.