Jokowi : Kerja Itu Harus Ambisius

Sydney (Marwahkepri.com) – Presiden Joko Widodo mengaku tidak keberatan disebut “terlalu ambisius” dalam membangun infrastruktur.

Hal itu Ia sampaikan dalam pertemuannya dengan sekitar 2.500 WNI di ruangan Darling Harbour Theater, gedung International Convention Center (ICC), Sydney Minggu (26/2) dan disiarkan langsung juga melalui video streaming lewat akun Periscope resmi milik Jokowi

Presiden mencontohkan bahwa sejak Indonesia merdeka, kemampuan pasokan listrik Indonesia hanya 53.000 Mw. Pemerintah, kata Jokowi, menargetkan membangun pembangkit listrik 35.000 Mw dalam lima tahun masa jabatannya.

“Jadi kalau banyak yang menyampaikan Presiden Jokowi ini terlalu ambisius, ya ambisius. Kerja harus ambisius,” ucapnya.

“Misalnya pembangkit listrik 35.000 Megawatt dalam lima tahun banyak yang menyangsikan ‘ngga bisa Pak, sulit Pak’. Jangan ngomong di depan pesimis seperti itu. Dikerjakan dulu, ya kan?”

“Kerja kok pesimis. Kerja itu harus optimis. Perkara selesai atau tidak selesai nanti di akhir dilihat. Kalau nggak selesai problemnya apa, sebabnya apa, masalahnya apa.”

Jokowi menimbang untuk bersikap ambisius karena kalau diberi target kerja kecil, maka hasil yang didapat jajarannya juga kecil.

“Selama 71 merdeka kita hanya memiliki 53.000 Megawatt. Bayangkan, 53.000 Mw dalam 71 tahun. Lha ini lima tahun 35.000 Mw, nggak mungkin. Banyak yang menyangsikan seperti itu. Tapi nanti kalau tidak selesai 35.000 tapi 25.000 pun itu sebuah pekerjaan yang luar biasa loncatannya,” paparnya.

“Dan saya meyakini di atas itu masih bisa. Kita masih punya waktu 2,5 tahun lebih. Jadi apa sekarang? Kesempatan ini harus dikerjakan pagi siang malam, tiga shift. Biasanya kerja hanya pagi sampai sore, ini pagi sampai pagi.”

Jokowi mengatakan tekadnya untuk meningkatkan kapasitas pasokan listrik di seluruh Indonesia makin menguat setiap kali dia berkunjung ke daerah. Hampir setiap kabupaten yang dia kunjungi selalu muncul keluhan listrik yang “byar pet”.

“Saya bagian yang dapat marah-marahnya saja,” kata Jokowi disambut tawa hadirin. “Nggak apa-apa, itu bagian dari amanah yang diberikan ke saya.” Ucapnya. (mk/as/beritasatu)

 

 

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.