Tak Terima Ditatap, Agus Aniaya Joni. Selanjutnya Ini yang Terjadi

4

MARWAHKEPRI.COM, KARIMUN – Gara-gara merasa tak senang ditatap, seorang anak jalanan berinsial Agus diduga melakukan tindak penganiayaan terhadap Joni.

Peristiwa itu terjadi di jalan Pramuka, Kelurahan Tanjungbalai, , Jumat (24/2) dini hari sekira pukul 03.40 WIB.

Pengakuan Joni kepada polisi, Ia sedang membeli makanan di depan BPR Karimun Sejahtera saat tiba-tiba ia dipukul Agus.

Akibat pukulan itu, warga Kecamatan Tebing itu mengalami luka di bagian dagu hingga mengeluarkan darah.

Tak berhenti di situ saja, Agus masih terus menganiaya dengan menendang bagian tubuhnya yang lain.

“Karena tidak terima atas perlakuan Agus, korban langsung membuat laporan ke kita,” kata Kapolsek Balai Karimun AKP Lulik Febyantara.

Berdasarkan ciri-ciri yang dilaporkan Jony, anggota SPK dan anggota Unit Reserse Kriminal Polsek Balai yang tengah berjaga langsung menelusuri.

Tak berselang lama Agus ditangkap petugas di wilayah Puakang dan diangkut ke Mapolsek.

Lulik menyebutkan, saat diperiksa Agus mengaku melakukan tindak penganiayaan karena merasa risih dan tidak suka ditatap oleh Jony.

Saat ini Agus harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dengan mendekam di sel tahanan Polsek Balai Karimun.

“Pelaku beralasan dia tidak senang saat korban melihatnya.
Dia dikenakan pasal 351 tentang penganiayaan dengan ancaman hukuman lima tahun penjara,” ujar Lulik.

Lulik menambahkan jika sebelumnya Agus juga pernah berurusan dengan polisi.(*)