Bermain sambil Belajar di Agro Wisata Jambu Madu Deli

pohon jambu2

BATAM (Marwahkepri.com) – Kebun Jambu Madu Deli yang berlokasi di Sei Temiang, Sekupang setiap hari ramai didatangi oleh pengunjung yang ingin membeli buah jambu ataupun sekedar untuk melihat kebun dan beredukasi.

Menurut Pak Parno, penjaga Kebun Jambu Madu Deli yang ditemui Marwahkepri.com pada Minggu (19/2) lalu, orang yang datang kekebun tersebut selain untuk membeli jambu, mereka juga sering datang dengan rombongan untuk belajar, seperti anak sekolah, mahasiswa dan masyarakat umum.

Karena minat masyarakat yang tinggi akan buah Jambu madu Deli ini, untuk saat ini Jambu Madu Deli ini masih dijual ditempat, karena biasanya akan terlebih dahulu habis sebelum dipasarkan, ucap Pak Parno.

“Kadang mereka ada yang kecewa karena Jambunya habis,”ungkap Sukarjo pemilik Jambu Madu Deli.

pohon jambu

Kalau untuk rasa, pak Sukarjo mengatakan banyak yang memilih buah jambunya karena rasanya lebih manis, terawat dan berkualitas. Dia juga mengatakan untuk menanam buah ini sebenarnya harus mempunyai ketekunan dan keuletan selain dari pintar dalam ilmu pertaniannya.

“Jambu ini sensitif sekali dengan air, jadi kita harus sering memperhatikan penyiramannya,”ujarnya.

pohon jambu4

Kalau cuaca sering panas, pak Sukarjo mengatakan akan menyiramnya 2 kali sehari, pagi dan sore. Dan apabila 3 hari saja lupa menyiramnya daunnya akan segera menguning.

Pohon Jambu Madu pak Sukarjo ini kini telah berumur 2 tahun, dan menurutnya pohon jambunya mulai belajar berbuah pada umur 8 bulan. Dari awal berbunga sampai bisa dipanen rentang waktunya hanya 3 bulan.  Dia juga menanam pohon jambunya didalam pot agar perawatannya lebih mudah dan kandungan makanan yang diberikan akan bisa diserapnya semua.

pohon jambu6

Dilahan 1,5 hektar, kebun Jambu Madu Deli ini sekarang sudah mempunyai 300 pohon , namun tidak semua lahan di isi dengan pohon jambu. Awalnya pak Sukarso mengatakan bahwa itu hanyalah bahan percobaan saja, dan dari 300 pohon yang ditanam separuhnya mati. Namun dia tetap mencoba menanamnya kembali hingga akhirnya mengerti cara perawatannya.

Mereka berencana untuk memperluas pohon Jambunya hingga 1000 pohon, selain itu mereka juga sudah mempunyai pembibitan sendiri yang nantinya bisa dijual kepada masyarakat.

Untuk buah jambu ini mereka menjualnya pada masyarakat dengan harga Rp.50.000/kg.

pohon jambu3

“Nanti kita akan tambah lagi isi lahan ini dengan buah Jeruk dan Belimbing dilahan yang disana,” ujar pak Parno sambil menunjuk lahan yang sudah disiapkan untuk tanaman Belimbing dan Jeruk.

pohon jambu1

Selain itu, dikebun tersebut ada juga beberapa pohon Mangga, Pisang, Cabai dan sayuran lainnya. Tidak lupa juga ada beberapa kolam ikan yang tersedia untuk memanjakan mata. Dikolam itu ada ikan Koi, Nila dan Gurame, mereka memisahkan antara bibit, induk dan ikan yang masih remaja sehingga para masyarakat yang ingin belajar akan dengan mudah memahaminya.

Kedepannya Pak Sukarjo berencana akan menjadikan kebunnya sebagai Agro Wisata Jambu Madu Deli yang mendidik, karena disana nantinya pengunjung bisa belajar seputar Jambu Madu, Jeruk, Belimbing dan lain – lainnya. (mk/mun)

 

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.