STQ Ke II di Buka, Camat Usulkan Tuan Rumah 2019

Camat Selayar, Abang Sapril Saat sedang menyampaikan Sambutan PADA permukaan STQ Ke II Tingkat Kecamatan Selayar di Lapangan Merdeka desa Penuba, Sabtu (18/02).
Camat Selayar, Abang Sapril Saat sedang menyampaikan Sambutan pada pembukaan STQ Ke II Tingkat Kecamatan Selayar di Lapangan Merdeka desa Penuba, Sabtu (18/02).

Lingga (marwahkepri.com) – Camat Selayar Abang Sapril, membuka STQ ke II tingkat Kecamatan Selayar. Acara yang digelar dilapangan Merdeka desa Penuba dihadiri Wakil Bupati Lingga, M Nizar, Sabtu (18/02) malam.

Diawali dengan lantunan ayat suci Al-Quran oleh Abelia Puspita, putri asal Kecamatan Selayar yang pernah mejuarai Tartil tingkat MTQ Nasional di Batam 2014 lalu dan dilangsungkan dengan pemukulan beduk oleh Wabup Lingga, M Nizar, Anggota DPRD Kabupaten Lingga, Zakaria, Ketua MUI dan Camat Selayar, event keagamaan dua tahunan ini dibuka.

Sebelumnya pada sore dilakukan pawai ta’aruf yang meriah, diikuti kontingen dari 4 desa di kecamatan Selayar dan diiringi Marching Band SMPN 1 Singkep. STQ digelar selama 4 hari yakni mulai 18 hingga 21 Februari mendatang dengan memperlombakan beberapa cabang meliputi Tartil anak-anak putra dan putri, remaja putra dan putri, dewasa putra dan putri, Fahmil Quran seperti naskah dan dekorasi serta rebana. Dihadiri peserta 4 desa yakni desa Penuba, Penuba Timur, Selayar dan Pantai Harapan, sebanyak 64 peserta ikut berpartisipasi pada STQ ke II ini.

“Tahun 2017 tema yang diusung melalui STQ ke II tingkat kecamatan Selayar tahun 2017 kita ciptakan masyarakat yang gemar membaca memahami dan mengamalkan kandungan isi Al-Quran,” ungkap Adnan ketua panitia pelaksana kegiatan STQ ke II Kecamatan Selayar.

Sementara Camat Lingga, Abang Sapril mengatakan terselenggaranya STQ II tak lepas dari kerja keras dan semangt masyarakat Kecamatan Selayar baik itu pihak panitia maupun dukungan lain. Untuk itu harapannya membaca dan mengamalkan isi dari kandungan Al-Quran tak hanya sampai pada akhir penyelenggaraan STQ. Namun semua itu, mampu menjadi budaya yang kokoh dan rutinitas yang tak mudah hilang ditelan pesatnya kemajuan zaman dan teknologi.

“Budaya membaca Al-Quran ini sebagai tameng diri kita, terhadap pesatnya pengaruh dunia barat yang telah menghilangkan etika,” ungkapnya pada sambutan.

Sebagai camat yang baru memimpin Selayar, dia penuh semangat dalam menggali potensi dan aspirasi dari masyarakatnya. Untuk itu dihadapan Wabup Lingga yang hadir dia katakan Kecamatan Selayar siap menjadi tua rumah STQ tingkat Kabupaten tahun 2019 mendatang.

“Kami siap menjadi tuan rumah STQ di 2019, dengan catatan atas permintaan masyarakat jalan kami diaspal,” kata Abang Sapril menambahkan bagian dari pidatonya.

Sementara Wabup Lingga, M Nizar menganggapi dengan baik permintaan tersebut. Dia yang juga secara ex.officio sebagai Ketua Umum LPTQ Lingga mengingatkan peserta untuk tampil secara maksimal dan bersaing dengan kompetitif. Dia berharap STQ bukan hanya ajang seremonial tapi harus bisa dirasakan manfaatnya dan baiknya khususnya masyarakat Kecamatan Selayar.

“Melihat kondisi hari ini dengan pengaruh budaya negatif yang luar biasa tentunya kita harus berhati – hati. Kita harus bersama – sama mengawal akhlak generasi muda. Terus belajar Quran dan mengamalkan sebagai pedoman hidup, insyaallah kita akan selamat. Mari terus kita dorong bagi siapa saja yang ingin belajar Quran tidak peduli tua maupun muda,” kata dia dalam sambutan. (MK/arp)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.