Terlibat Korupsi, Akhirnya Pewaris Samsung Ditahan

Samsung Group chief, Jay Y. Lee, arrives at the office of the independent counsel in Seoul, South Korea, February 16, 2017. Koo Yoon-sung/News1 via REUTERS ATTENTION EDITORS - THIS IMAGE HAS BEEN SUPPLIED BY A THIRD PARTY. SOUTH KOREA OUT. FOR EDITORIAL USE ONLY. NO RESALES. NO ARCHIVE. TPX IMAGES OF THE DAY.
Samsung Group chief, Jay Y. Lee, arrives at the office of the independent counsel in Seoul, South Korea, February 16, 2017. Koo Yoon-sung/News1 via REUTERS ATTENTION EDITORS – THIS IMAGE HAS BEEN SUPPLIED BY A THIRD PARTY. SOUTH KOREA OUT. FOR EDITORIAL USE ONLY. NO RESALES. NO ARCHIVE. TPX IMAGES OF THE DAY.

MARWAHKEPRI.COM, Seoul – Diduga terlibat dalam skandal korupsi, akhirnya Lee Jae-yong pewaris bisnis kerajaan Samsung ditahan oleh pihak kepolisian Korea Selatan.

Lee Jae-yong, pimpinan perusahaan konglomerat terbesar Korsel, telah diinvestigasi dalam beberapa bulan terakhir atas dugaan skandal politik terbesar yang mengguncang negara tersebut.

Pada Jumat (17/2) pagi, hakim di Seoul menyetujui permintaan jaksa penuntut untuk penahanan Lee. Itu artinya, Lee akan ditahan di pusat penahanan di mana dia menanti keputusan pengadilan atas kasusnya.

Jaksa penuntut menuding bahwa Lee menggelontorkan dana sekitar US$ 10 juta untuk memenangkan Presiden Park Geun-hye dan mengamankan dukungan pemerintah untuk merger perusahaan kontroversial yang membantu dirinya memperkuat bisnis Samsung.

Lee dituduh melakukan penyuapan, sumpah palsu, menyembunyikan keuntungan ilegal, penggelapan uang, serta menyembunyikan aset di luar negeri.

Baik Samsung maupun Lee membantah semua tuduhan tersebut.

“Kami akan melakukan yang terbaik untuk memastikan kebenaran akan muncul dalam proses pengadilan,” demikian pernyataan resmi Samsung.

Sementara itu, hakim menolak permohonan penahanan Park Sang-jin, presiden Samsung ELectronics. Lee merupakan wakil direktur Samsung Electronic.

Sebelumnya, pengajuan penahanan Lee oleh jaksa penuntut sudah dilakukan pada Januari lalu. Namun, hakim menolak permohonan tersebut dengan alasa kurangnya bukti-bukti. Pada waktu itu, jaksa penuntut berjanji akan terus menggelar investigasi terhadap pewaris bisnis Samsung itu.

Kasus ini cukup menarik perhatian publik karena sempat memicu aksi unjuk rasa oleh ratusan ribu warga Korsel.

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.