Minim Guru Tetap, Kades Berharap Ada Penambahan

SMKN 1 Lingga Timur di desa Bukit Langkap, Kecamatan Lingga Timur
SMKN 1 Lingga di desa Bukit Langkap, Kecamatan Lingga Timur

Lingga (marwahkepri.com) – Lewat Musrenbang Kecamatan Lingga Timur tahun 2017, pemerintah desa Bukit Langkap berharap ada penambahan tenaga guru PNS di SMKN 1 Lingga. Hal itu diusulkan mengingat adanya sejumlah guru yang mengajar di sekolah kejuruan tersebut, hanya Kepala Sekolah yang menyandang status PNS.

Musrenbang yang digelar di desa Sungai Pinang, kecamatan Lingga Timur pada Selasa (14/02) lalu menghadirkan sejumlah SKPD Kabupaten Lingga, termasuk Disdik Lingga. Kepada Disdik Lingga usulan ditempatkan oleh pemerintah desa Bukit Langkap melalui Kepala desa. Usulan tersebut berbunyi Penambahan Guru Tetap SMKN 1 Lingga dengan kapasitas sebanyak 6 orang guru. Kadisdik Lingga, Kasiman menanggapi dengan baik. Mengenai itu kata dia sudah termasuk anggaran provinsi.

Seperti diketahui SMKN 1 Lingga terletak di desa Bukit Langkap, Kecamatan Lingga Timur. Sekolah yang terbentuk sejak 2011 silam sedikitnya telah meluluskan 3 angkatan. Saat ini, terhitung sebanyak 36 siswa yang menuntut ilmu di sekolah tersebut.

Kurangnya tenaga guru sepertinya tidak mematahkan semangat siswa-siswi SMKN 1 Lingga untuk serius dan giat menimba ilmu. Dengan kejuruan perternakan dan pertanian sekolah ini ternyata telah menyandang nama baik ditingkat provinsi. Tahun 2016 lalu, lulusan SMK 1 Lingga mendapat nilai tertinggi ujian akhir sekolah se-Kepri.

Namun hal tersebut tidaklah cukup, meskipun telah meluluskan lulusan terbaik se-Kepri kehadiran guru tetap juga menjadi harapan tidak hanya pihak sekolah melainkan semua kalangan. Hal ini dipandang pantas mengingat hadirnya guru-guru kompeten di lingkungan sekolah, terlebih dibidang kejuruan sekolah akan menjadi nilai semangat tersendiri bagi siswa dalam menggali ilmu. Selain itu dapat juga mempertahankan predikat yang telah dicapai bahkan meningkatkan mutu pendidikan sekolah.

Kepala desa Bukit Langkap, Sudarmin mengatakan saat ini kapasitas tenaga guru sebanyak 9 orang ditambah bidang tata usaha 2 orang. Semua adalah tenaga pembantu atau honorer, hanya Kepala Sekolah terdaptar sebagai PNS.

“Ada yang satu orang guru yang membidangi atau spesifik di perternakan, dia juga masih honorer komite. Ditambah TU 2 orang jadi total 11 orang yang bekerja,” kata dia ketika dijumpai, Jum’at (17/02).

Harapannya tahun ini sedikitnya ada penambahan pendidik di SMKN 1 Lingga. Terlebih terhadap guru yang sesuai kapasitas dan kualitas pendidikan dengan kejuruan sekolah. Menurutnya, selain menambah mutu didik, kehadiran guru tetap akan memberi motivasi semangat belajar kepada siswa

“Kita berharap dapatlah penambahan dari provinsi. Sesuai dengan bidang. Sementara yang adakan banyak dari luar,” ujarnya.

Sementara Kepala Sekolah SMKN 1 Lingga, Tarigan membenarkan hal itu. Disampaikannya hal itu sudah tanggung pihak provinsi. Mudah-mudahan harapannya juga bisa hadir guru-guru tetap disekolah yang dia pimpin.

“Kemaren sudah ada seleksi, itu guru-guru GTT provinsi yang ngajar di SD ditarik ke SMK sebanyak 2 orang,” kata dia. (MK/arp)

Print Friendly, PDF & Email