Malam Lelang, Malam Puncak Cap Go Meh Kelenteng Bee Wang Bio Centeng

Malam Cap Go Meh Kelenteng Bee Wang Bio dusun Centeng desa Limbung, Kecamatan Lingga Utara
Malam Cap Go Meh Kelenteng Bee Wang Bio dusun Centeng desa Limbung, Kecamatan Lingga Utara

Lingga (marwahkepri.com) – Antusias masyarakat tionghoa dusun Centeng desa Limbung membludak saat mengikuti malam puncak Cap Go Meh di Kelenteng Bee Wang Bio. Beragam jenis barang ikut dilelang mulai dari harga ratusan hingga jutaan rupiah.

Tak hanya warga Tionghoa dusun Centeng saja melainkan warga tionghoa yang dari luar daerah yang merupakan sanak famili datang menghadiri sambil menunaikan sembahyang keselamatan tahunan di Kelenteng Bee Wang Bio dusun Centeng. Berpakaian serba merah yang sudah merupakan ciri khas tionghoa, mereka memenuhi kursi dan meja petak undangan.

Ahwat, Ketua panitia sekaligus pengurus Kelenteng Bee Wang Bio mengatakan acara lelang ini baru diadakan di Kelenteng Bee Wang Bio sejak beberapa tahun belakangan. Namun puncak malam Cap Go Meh telah diadakan sejak berdirinya Kelenteng.

“Umur Kelenteng sekitar 30 tahun lebihlah. Tiap tahun yang kami undang selain keluarga dekat maupun yang jauh merantau, ada juga kerabat yang lain. Setiap Kelenteng kami undang untuk menghadiri,” ujar Ahwat, Rabu (15/02).

Inti dari sembahyang keselamatan kata Ahwat adalah memanjat doa pada yang maha kuasa untuk keselamatan hidup. Selain itu pelelangan barang yang digelar adalah sebagai donasi perawatan Kelenteng ditahun berikutnya.

“Kita semua ini saudara. Jadi karena namanya sembahyang keselamatan ya kita berdoa untuk keselamatan,” paparnya.

Adanya perayaan tahunan warga tionghoa ini sudah menjadi bagian kebiasaan, keramaian. Ramai pengunjung berdatangan dari luar desa untuk sekedar melihat dan jalan-jalan. Kehidupan ini sudah menjadi tradisi kekerabatan yang terbina sejak dulu.

Seperti diketahui Kelenteng Bee Wang Bio dusun Centeng merupakan salah satu Benda Cagar Budaya (BCB) Kabupaten Lingga, selain satu Kelenteng di dusun Sambau. Sementara di desa Kudung juga terdapat Kelenteng Nguang Tiang Siang Ti Bio yang turut dalam BCB milik Kabupaten Lingga. Secara bersamaan diresmikan oleh pemkab Lingga bersama BPCB Batu Sangkar pada 2012 silam.

Sementara, Kepala desa Limbung, Andi Mulya mengatakan terimakasih atas kerjasama yang baik terselenggaranya acara tahunan ini. Meski bukan dari pihak desa yang menyelenggarakan namun sebab sudah merupakan tradisi tahunan warga tionghoa didesanya, selaku kepala desa dia sangat mendukung dan berterimakasih.

“Dengan ada acara tahunan ini, secara tidak langsung juga mengundang tamu dari luar desa, baik sengaja berkunjung ke acara ini atau bagi masyarakat melakukan sembahyang tahunan. Ramainya pengunjung atau penonton juga turut membantu mereka yang berjualan,” kata Andi saat kesempatan menyampaikan sambutan. (MK/arp)

 

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.