Pra Musrenbang 2017 Lingga Timur, Ini Usulan Desa

Lingga (marwahkepri.com) – Sejumlah desa di Kecamatan Lingga Timur akan mengusulkan dan memprioritaskan kegiatan-kegiatan seperti pembangunan sarana dan prasarana air bersih, relokasi sekolah dasar, jalan dan sawah pada Musrenbang Kecamatan Lingga Timur yang bakal digelar besok, Selasa (14/2). Sejumlah kegiatan ini diprioritaskan dengan alasan setiap tahun kerap diusulkan namun belum dapat terealisasi.

Seperti yang disampaikan Kades Sungai Pinang, Diyau Rusdi mengatakan usulan desanya tahun ini adalah pembangunan sarana dan prasarana air bersih. Karena sering diusulkan pada Musrenbang tahun-tahun sebelumnya tapi belum terealisasi, pembangunan fasilitas air bersih menjadi prioritas utama pada Musrenbang tahun 2017 ini.

“Rencananya pakai ADD, namun satu kegiatan butuh dana besar. Maka usulan itu kita usulkan di Musrenbang, besok. Kalau untuk sumber air kami di Ulu Mergung,” ujarnya ketika dijumpai diruang kerja, Senin (13/2).

Pembangunan fasilitas air bersih tersebut dianggap penting mengingat eetiap kali musim kemarau masyarakat di Sei Pinang kerap kesusahan air bersih. Harapannya jika terbangun pembagian air dapat mengalir dan mengalir kerumah warga.

Selain itu keberhasilan meraup PAD sebesar 7 juta ditahun 2016 lalu yang diraih dari sektor pajak bangunan, perkebunan Jabun, dan lain-lain menjadi nilai tambah desa. Hal tersebut juga telah terdaftar di Dinas Pendapatan Kabupaten Lingga.

Sementara, Kades Keton, Rais mengatakan pada Musrenbang tahun 2017 ini, pihaknya mengusulkan relokasi SDN 006 Lingga Timur yang berada di desa Keton. Usulan ini masih sama dengan telah diusulkan pada Musrenbang tahun-tahun lalu mengingat kondisi dan lokasi SDN 006 Lingga Timur rawan banjir.

“Karena lingkungan sekolah rawan banjir dan sering dilanda banjir jadi Tahun ini kita usulkan lagi relokasi. Untuk lahan kami sudah sediakan disamping Polindes baru seluas 2 hektar,” kata dia.

Selain itu Kades Kerandin Sulaiman, juga akan memprioritaskan usulan desa yang pernah diusulkan dan belum terealisasi. Pada Musrenbang Kecamatan Lingga Timur tahun 2017 pihak desa Kerandin mengusulkan pembangunanan jalan yang menghubungkan desa Pekaka dengan desa Kerandin. Pembangunan ini telah dilakukan pada tahap pembukaan namun belum sampai menembus desa Kerandin. Untuk itu desa Kerandin dan desa Pekaka berharap usulan kali ini dapat diterima guna tersambungnya akses jalan penghubung antar dua desa tersebut.

“Usulan kami dengan desa Pekaka itu sama. Yakni pembangunan jalan yang menghubungkan dua desa. Kerandin-Pekaka. Itu lebih kuralng satu kilometer,”ujarnya.

Lain lagi usulan yang akan disampaikan Kades Bukit Langkap, Sudarmin. Ketika lahan sawah telah terbuka di desanya. Dia berharap usulan tentang penanaman bibit padi dapat pada lahan yang telah tercetak dapat segera dilakukan.

“Kita berharap beberapa instansi dapat bekerja sama,” ungkapnya singkat.

Sebelumnya, dihadapan tamu undangan yang hadir pada malam Cap Go Meh, Sabtu (11/02) lalu, Kades Kudung Amran mengatakan akan mengusulkan Kelenteng Nguang Tiang Siang Ti Bio sebagai salah satu tujuan wisata religi mengingat perayaan malam Cap Go Meh dan sembahyang keselamatan sebagai agenda tahunan umat tionghua desa Kudung.

“Kami sangat mendukung dan mudah-mudahan setiap kegiatan selalu sukses. Mungkin kami berharap setiap kegiatan-kegiatan pembangunan kami sangat mendesak perlu kami usulkan dalam kegiatan Musrenbang. Kami dari pemerintahan berharap karena malam Cap Go Meh sebagai agenda tahunan mungkin dapat diusulkan sebagai wisata religi,” ujarnya pada malam itu. (MK/arp).

Print Friendly, PDF & Email