Kejar Target, PLN Malah Merusak Kebun Warga

Kebun getah merah milik Pahimbu (76) warga desa Resang, kecamata Singkep Selatan yang babat pihak PLN
Kebun getah merah milik Pahimbu (76) warga desa Resang, kecamata Singkep Selatan yang babat pihak PLN

Lingga (marwahkepi.com) – Seorang warga desa Resang Kecamatan Singkep Selatan, Pahimbu (76) kecewa kepada pihak PLN Sub Rayon Dabo Singkep. Pasalnya, meski demi melancarakan aktivitas pemasangan jaringan listrik masuk desa, namun pihak PLN membabat pohon getah merah miliknya tanpa seizin dia sebagai pemilik.

Dia menilai sikap pihak kontraktor ini sudah menyalah aturan. Meski demi kelancaran listrik masuk desa, dirinya pribadi sangat mensuport. Namun menurutnya ada baik pihak PLN berupaya berkordinasi dengan dirinya selaku pemilik kebun. Malah hal tersebut tidak dilakukan melainkan membabat tanaman getah merah yang dia rawat puluhan tahun.

“Justru ini sangat merugikan saya sebagai pemilik sah atas pohon getah merah
yang sudah mereka rusak semau mereka,” kata dia, Kamis (09/02).

Dia katakan dengan berlakunya hal ini justru pihaknya sangat dirugikan. Alasannya getah merah miliknya yang telah dipelihara selama puluhan tahun ludes hingga ratusan pohon. Menurutnya sekalipun program pemerintah namun tidak berarti dia yang harus jadi korban. Dia berharap hal ini dapat sgera diselesaikan meskipun harus melalui proses hukum.

“Saya tidak paham aturan apa lagi yang disebut peraturan, yang jelas sekarang kami sudah sangat dirugikan, dengan jumlah yang sangat besar setelah dihitung pohon getah merah kami yang dirusak lebih dari seratus pohon. Kami yang kehidupan sehari-hari ketergantungan dari hasil kebun dan sangat berharap ada penyelesaian sekalipun harus melalui proses hukum karna tindakan yang dilakukan pihak kontraktor sudah menyalahi kesepakatan,” paparnya.

Kronologisnya, sebelum memasuki desa Marok Tua, pihak PLN harus melewati jalan Tanjung Paku yang merupakan wilayah dusun II desa Resang. Sementara kabun getah merah Pahimbu berada Tanjung Paku. Sebelumnya dari pihak desa Resang telah memberitahukan kalau pembersihan dilakukan hanya sebelah kiri jalan. Namun tanpa sepengetahuan pihak, malah yang dibabat sebelah kanan jalan.

Menurut keterangan Saparudin Kades Marok Tua kecamatan Singkep Barat mengatakan perihal ini selaku desa penerima bantuan pemasangan, penanggungjawab pembersihan sisi jalan diserahkan kepada desa
penerima bantuan. Karena teruntuk desanya, maka tanggungjawab pembersihan jalan dilakukan warga desa Marok Tua.

Seperti pemberitahuan Hanafi Kades Resang kepada dia. Kepada pihak PLN telah disarankan pembangunan tiap tiang listrik disisi kiri jalan. Namun disebalik itu pengerjaan pemebersihan jalan dilakukan oleh warga desanya. Tanpa sepengetahuan dia dan pihak deda Resang, pihak PLN bersama warganya membersikan sisi kanan jalan hingga akhirnya membabat sejumlah pohon getah merah milik Pahimbu.

Selain itu hal yang juga disayangkan olehnya, pekerjaan pembersihan sisi jalan ini tidak mendapat upah sama sekali, karena tidak adanya kucuran dana dari pihak kotraktor. Menganggapi persoalan yang telah terjadi ini, dia selaku Kades akan segera mendatangi Kades Resang, Hanafi untuk membahas permasalahan ini karena yang dirugikan adalah masyarakat.

“Awal minta izin jalan diwilayah desa Resang, Hanafi Kades Resang menyarankan sisi kiri jalan, namun sewaktu pekerjaan di laksanakan
warga saya, saya tidak di kasi tau oleh pekerja kalau permintaan pihak kontraktor kepada pekerja dibersihkan sisi kanan jalan,” paparnya.

Sementara Hanafi, Kades Resang Kecamatan Singkep Selatan membenarkan hal tersebut. Dia katakan sebelum aktifitas pemasangan penyambungan jaringan ke wilayah desa Marok Tua melalui dusun II Tanjung Paku sebagai titik penyambungan di desa Resang dia telah menyarankan pembangunan tiang listrik harus disisi kiri badan jalan.

“Demikelancaran program pln masuk desa saya tetap izinkan lewat wilayah desa kami dengan syarat pemasangan tiang jaringan nya harus lewat sisi kiri jalan mengingat sisi kanan jalan mayoritas kebun getah merah warga desa saya,” ungkapnya.

Mendengarkan permasalahan ini dia cukup menyayangkan. Dia juga akan segera menindaklanjuti sebab hal ini menyangkut kebun warganya. (Mk/Zul)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.