Pra POPDA VII Kepri 2018, Kabid Pora Harap Dukungan Penuh Kepada Atlet

Foto Bersama, Kabid Pora Safaruddin saat mengunjungi SMAN 1 Singkep, Dabo Singkep
Foto Bersama, Kabid Pora Safaruddin saat mengunjungi SMAN 1 Singkep, Dabo Singkep

Lingga (marwahkepri.com) – Kepala bidang Pemuda dan Olahraga, Safaruddin minta seluruh elemen masyarakat Kabupaten Lingga baik tingkatan atas maupun tingkatan bawah memberi dukungan penuh pada atlet Kabupaten Lingga yang siap berkompetisi di POPDA VII 2018 Kepri. Dukungan penuh setiap kalangan diharap mampu memberikan semangat berkompetisi para atlet dan siap menoreh nama baik bagi Kabupaten Lingga.

Sebagaimana diketahui di POPDA 2018 VII Kepri nanti, Kabupeten Lingga dipercaya sebagai tuan rumah penyelenggaraan. Untuk itu sebagai langkah awal dukungan, Syafaruddin mulai mengunjungi setiap sekolah menengah atas di Kabupaten Lingga guna membicarakan persoalan dan persiapan atlit yang akan berlaga nanti.

SMA Negeri 1 Singkep menjadi kunjugann pertama Kabid Pora. Selain bersilaturahmi, berbagai hal tentang persoalan dan persiapan atlet juga dibicarakan. Harapannya pada POPDA 2018 VII Kepri, Kabupaten Lingga sebagai tuan rumah bisa sabet sejumlah medali atau meningkat dari POPDA VI Kepri 2016 lalu yakni pada posisi ke-3 di Kepri.

“Peran serta juga dukungan dari pimpinan Bupati dan wakil Bupati Lingga, kepala dinas, pelatih,dan juga pihak sekolah serta orang tua murid sangat besar untuk memajukan olahraga dan juga prestasi atlet di Kabupaten Lingga ini.Kami berharap di suport penuh dalam hal ini,” ungkapnya, Rabu (08/02).

Selain itu, dirinya juga segera memetakan kekuatan dan permasalahan atlet dalam mengejar target maksimal. Pembenahan itu dilakukan setingkat demi setingkat. Sebab kata dia sejak menduduki Kabid Pora banyak permasalahan yang harus dibenahi, dan hal ini pelan-pelan dilakukan.

Untuk saat ini, dia katakan cabang yang diunggulkan meningkat dan menjadi prioritas maksimal yakni atletik, pencak silat, tenis meja, dan renang. Dengan adanya bantuan dari provinsi berupa GOR dan kolam renang, dia berharap ini mampu memotivasi baik itu pelatih maupun atlet sendiri.

“Kita melihat dulu dan memetakan kekuatan dan permasalah atlet dan dunia olahraga yang ada di kabupaten Lingga. Tentunya kalau semua ini sudah kita lakukan, pembenahan, target kita maksimal,” kata dia. (MK/arp)