Proyek Sarana Air Bersih Sungai Buluh Terbengkalai, Warga Belum Sempat Menikmati

Sarana dan Prasarana air bersih desa Sungai Buluh kecamatan Singkep Barat yang terbengkalai
Sarana dan Prasarana air bersih desa Sungai Buluh kecamatan Singkep Barat yang terbengkalai

Lingga (Marwahkepri.com) – Bangunan sarana dan prasarana air bersih di desa Sungai Buluh kecamatan Singkep Barat terbengkalai. Proyek dengan nama pekerjaan pembangunan air bersih pengentasan kemiskinan desa Sungai Buluh kecamatan Singkep Barat yang dikerjakan oleh CV. CITRA PAJAR anggaran taskin tahun 2015 dengan nilai kontrak Rp. 568.000.000 dinilai tidak memberikan manfaat kepada masyarakat desa.

Ketua RW 05 desa Sungai Buluh, Budi mengatakan meski dibangun dekat wilayah kerjanya namun dibangunan dam air bersih tersebut jelas tidak memikirkankan hak warga mendapatkan air bersih demi kebutuhan sehari-hari. Dia menilai terlaksana proyek itu semata hanya formalitas dalam mecari keuntungan.

“Pekerjaan ini sangat tak masuk hitungan jika melihat besarnya anggaran yang diturunkan oleh pemerintah sesuai yang tertera pada papan Impormasinya,” kata dia ketika dijumpai dilokasi, Kamis (02/02).

Menurutnya proyek yang menyandang nilai pembangunan ratusan juta jika dibuat sesuai dana yang tercantum pada papan plang, sudah pasti sarana air bersih ini dapat dimanfaatkan oleh warga.

“Sayang fakta dilapangan sekarang , jangankan untuk digunakan yang ada pekerjaannya tidak selesai sama sekali, terbengkalai begitu saja,” keluhnya.

Dia berharap permasalahan ini dapat segera ditanggapi oleh instansi bersangkutan. Namun kata dia jika masih saja dibiarkan terbengkalai, kuat dugaan adanya indikasi tidak pidana korupsi atau kerjasama antara pihak pelaksana dan kontraktor yang merugikan masyarakat.

“Jika hal ini tidak di tanggap sama sekali oleh pemkab maupun aparatur penegak hukum tindak pidana korupsi, sangat di duga telah makan suap semua dari CV. CITRA PAJAR. Dan kami akan melakukan aksi demo minta pertanggungjawaban penyelesaian pekerjaan pada CV. CITRA PAJAR dalam waktu dekat,” ungkapnya berang.

Papan plang nilai kontrak pengerjaan pembangunan sarana dan prasarana air bersih desa Sungai Buluh kecamatan Singkep Barat
Papan plang nilai kontrak pengerjaan pembangunan sarana dan prasarana air bersih desa Sungai Buluh kecamatan Singkep Barat

Kekecewaan juga diutarakan Nuar, salah satu warga desa Sungai Buluh. Dia mengatakan selaku warga merasa sangat kecewa pada dinas PU dan CV. CITRA PAJAR. Sebab dam yang di bangun sebagai penyalur air bersih untuk kebutuhan warga yang di anggarkan melalui program dana taskin 2015 tersebut sangat tidak masuk akal sehat sistim pekerjaannya.

Dia juga menilai sangat kuat dugaan hal ini sengaja didiamkan. Intansi terkait permasalahan ini, terkesan tutup mata seolah-olah CV. CITRA PAJAR telah menyelesaikan pekerjaan sesuai kriteria yang direncanakan. Sementara fakta dilapangan jauh melenceng hingga dam tersebut terbengkalai karena tidak diselesaikan.

“Kami yang benar-benar tau hasil pekerjaan dan penyelesaiannya yang tidak dapat di gunakan sama sekali oleh masyarakat. Apa lagi dilihat kondisi seperti ini sangat mustahil dapat di nikmati kegunaannya oleh warga sebagai sumber air yang bena-benar bersih sebagai mana harapan warga. Karena sampai hari ini tidak ada niat baik dari CV CITRA untuk finishingnya,” kata dia dengan nada kecewa.

Permasalahan ini justru pernah dia sampaikan ke DPRD Lingga. Namun kenyataannya sampai hari ini belum ada tindak penyelesaiannya sama sekali. Ia mengaku tanggapan yang diberikan hanya sebuah janji yang hati inipun belum terealisasi.

“Saya juga pernah bicarakan masalah ini dengan pak Kamarudin ali selaku anggota DPRD. Pada kesempatan itu dianya berjanji akan membicarakan masalah dam air bersih ini dalam agenda rapat komisi
dewan nanti, namun sampai kini belum juga muncul penyelesaian dam ini,” ucapnya. (MK/Zul)