Perempuan Ini Pura-pura Jadi Korban, Mulut Ikut Dilakban dan Disekap

10

MARWAHKEPRI.COM, TASIKMALAYA – Sekawanan pencuri dengan kekerasan (curas) yang melibatkan seorang perempuan sebagai pancingan, beraksi di jalan raya Tasikmalaya-Garut, Betulan Eor, Desa Sulasukur, Mangunreja, Tasikmalaya, (24/1/2017).

Kawanan berhasil membawa kabur sepeda motor korban dan uang tunai sekitar Rp 20 juta.

Kawanan bersenjata api ini juga berhasil merampas mobil Toyota Avanza milik teman dekat korban.

Namun aksi kawanan tak berlanjut, setelah seorang korban melapor ke Polres Tasikmalaya.

Saat itu juga polisi bergerak dan berhasil menangkap tiga pelaku, satu di antaranya perempuan. Dua lainnya masih buron.

Ketiga tersangka masing-masing AK (33) warga Kampung Panyingkiran, Desa Cipancar, Kecamatan Leles, Garut, CS (31) warga Kampung/Desa Salamnunggal, Leles, dan tersangka perempuan AS (20), warga Kampung/Desa Cigadog, Kecamatan Leuwisari, Kabupaten Tasikmalaya.

Polisi juga menyita sepucuk senpi mirip FN serta sisa uang tunai hasil rampasan sekitar Rp 4 juta.

Kapolres Tasikmalaya, AKBP Nugroho, di halaman Satrekrim, Selasa (31/1/2017), mengungkapkan, aksi curas dengan modus tergolong baru ini terjadi Selasa (24/1/2017).

Saat itu tersangka AS mengajak kenalan barunya, korban Bella (19), warga Kota Banjar, yang tengah berada di rumah teman korban, Yana (31) di Ciseda, Singaparna, pergi ke salon untuk potong rambut.

Dengan meminjam motor matic milik Yana, keduanya berangkat menuju salon di Jalan Bojongkoneng.

AS yang membawa motor malah bergerak menuju arah Garut.

Di Betulan Eor, sebuah mobil memepet motor matic tersebut dan terjadi aksi curas.

Di bawah todongan senjata api, kedua perempuan itu dimasukkan ke dalam mobil dan mata serta mulut ditutup lakban.

Mobil kemudian meluncur ke Garut berikut motor yang dibawa salah seorang tersangka.

“Tersangka AS saat itu berpura-pura sebagai korban. Ia pun ikut disekap dengan mata dan mulut juga dilakban,” katanya.

Setiba di daerah Limbangan, kawanan berpura-pura memberi kabar ke Yana bahwa kedua perempuan itu mengalami kecelakaan di Limbangan dan Yana disuruh membawa STNK motor matic.

Tanpa curiga Yana langsung menuju Limbangan.

Setiba di lokasi, Yana pun langsung disekap.

Mereka kemudian dibawa ke sebuah rumah kontrakan di Garut dan disekap hingga Kamis (26/1/2017).

Selama disekap, kawanan berhasil menguras uang tunai dari ATM milik Yana serta uang milik Bella dengan total sekitar Rp 20 juta.

“Kawanan juga berhasil merampas mobil Avanza milik Yana, dengan modus Yana disuruh menelepon istrinya bahwa akan ada orang yang mengambil mobil untuk menjemput dia.

Seorang kawanan akhirnya berhasil membawa mobil tersebut dan dibawa ke Garut,” ujar Nugroho.

Tak cukup dengan itu, kawanan bermaksud menguras harta lainnya milik Yana, Kamis (26/1/2017), dengan memulangkan Yana dan menyandera Bella dan AS yang dikira Yana AS pun korban.

“Untungnya Yana segera melaporkan kejadian itu. Kami langsung bergerak dan menangkapi para pelaku. Awalnya AS di rumahnya.

Lalu AK dan CS di Garut. Dua tersangka lain masih buron,” kata Kapolres. (*)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.