Baru Seminggu Menikahi, Pria Ini Dilaporkan Siswi SMK yang Juga Dihamilinya

7

MARWAHKEPRI.COM, MOJOKERTO – Fajar Ramdhani (21), warga Dusun Penunggulan Desa Kebontunggul Kecamatan Gondang Kabupaten Mojokerto ini memang ingin enaknya sendiri.

Pria ini telah menikah namun tetap mencabuli berkali-kali pelajar SMK, EDF (17) hingga hamil.

Tak heran, keluarga korban yang tinggal di Dusun Sengon Desa Kebontunggul Kecamatan Gondang ini tak terima.

Ia memilih melaporkan pencabulan ke Polres Mojokerto, sehingga Fajar dijebloskan ke tahanan.

Kasubbag Humas Polres Mojokerto, Sutarto menjelaskan, laporan ini bermula dari hubungan dekat Fajar dan EDF sejak setahun lalu.

“Mereka sudah berpacaran sejak lebih dari setahun lalu.
Ketika kejadian, korban sudah duduk kelas 2 di SMKN,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (31/1/2017).

Dijelaskan, layaknya sejoli yang dimabuk asmara, Fajar sering mengajak korban jalan-jalan, baik di hotel maupun di rumah tersangka di Dusun Penunggulan Desa Kebontunggul Kecamatan Gondang.

Fajar yang memendam nafsu lalu mencabuli EDF beberapa kali, di rumahnya maupun hotel.

Ketika mencabuli, Fajar selalu berjanji akan menikahi korban.

“Itu termasuk pencabulan pada Kamis (15/9/2016) sekira pukul 14.30 WIB, usai tersangka menjemput korban dari sekolahnya, dan diajak ke rumah tersangka,” urainya.

Seiring berjalan waktu, orangtua korban kaget melihat perubahan tubuh EDF.

Rupanya, korban sudah hamil lima bulan karena beberapa kali disetubuhi tersangka.

Orangtua korban lalu datang ke rumah tersangka dan bermaksud meminta pertanggungjawaban Fajar.

Namun orangtua korban dibuat kaget karena Fajar baru saja menikah dengan perempuan asal Kota Mojokerto.

“Dari penuturan tersangka, mereka baru menikah semingguan. Perempuan yang dinikahi pelaku juga baru saja melahirkan anak dari hubungan itu,” katanya.

Keluarga korban tetap meminta pertanggungjawaban tersangka.

Namun karena Fajar menolak keras karena sudah menikah, korban benar-benar marah dan memilih melaporkan ini ke Polres Mojokerto.

“Kami lalu menangkap dan menahan tersangka pada akhir pekan lalu. Dia dijerat UU No 35/2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman penjara maksimal 15 tahun,” katanya

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.