Mengurangi Waktu Duduk , Cegah Diabetes

20170131020603-duduk

MARWAHKEPRI.COM, Jakarta – DIABETES menjadi penyakit yang ditakuti oleh banyak orang. Banyak cara yang dapat dilakukan untuk mencegah penyakit mematikan ini. Mengurangi porsi nasi dan menghindari makanan atau minuman manis kerap menjadi opsi pertama. Namun, ada cara yang lebih sederhana untuk mencegah diabetes, yakni mengurangi waktu duduk.

Sebuah penelitian yang dilakukan di Inggris menunjukkan jika orang-orang yang menghabiskan waktu dengan duduk memiliki risiko terserang diabetes lebih tinggi. Seperti yang diansir Reuters, duduk dengan waktu yang lama akan memperlambat proses insulin mengubah gula darah menjadi energi.

Penelitian ini melibatkan 435 orang dewasa yang memiliki rata-rata usia 67 tahun. Lama waktu duduk, berdiri, dan berjalan mereka dicatat. Setelah itu, dilakukan tes laboratorium untuk melihat seberapa baik tubuh mereka memproses gula dan insulin. Sebab, salah satu penyebab diabetes ialah menurunnya fungsi insulin dalam mengubah gula darah menjadi energi.

Peneliti diabetes dari University of Leicester, Dr Joseph Henson menuturkan, mengganti duduk dengan berdiri atau bergerak akan menurunkan risiko terserang diabetes tipe 2. Dia menyarankan untuk melakukan aktivitas fisik yang lebih intens.

Selain itu, Barone Gibbs, peneliti dari University of Pittsburgh menilai, sekecil apapun gerakan yang dilakukan untuk mengganti aktivitas duduk dapat membantu menurunkan risiko diabetes. Gula darah, tutur dia, akan terus berkurang dalam tubuh ketika melakukan beberapa aktivitas fisik.

“Ketika tubuh bergerak, sinyal otot dan sel-sel akan membutuhkan bahan bakar dan mereka mulai menyerap gula dari darah. Ketika orang-orang yang menetap, sinyal ini tidak keluar. Jika (tubuh) kita terus-menerus terpapar gula darah tinggi dari waktu ke waktu, ini dapat menyebabkan diabetes dan penyakit kardiovaskular” tutur Gibbs mengutip Reuters.

Seperti yang diansir International Diabetes Federation (IDF), tahun 2015 tercatat sebanyak 415 juta warga dunia mengidap diabetes, dan diperkirakan tahun 2040 bertambah menjadi 642 juta. Saat ini, Indonesia berada di peringkat ke-7 pengidap diabetes terbanyak di dunia, diperkirakan sekitar 10 juta masyarakat Indonesia terkena diabetes dengan prevalensi sebesar 6,2% (mk/r/matakepri.com)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.