Dua Tersangka Kasus Kekerasan di Diksar Mapala Unisi Dijemput Polisi di Kampus

14

MARWAHKEPRI.COM, SLEMAN – Dua orang tersangka kasus Diksar Mapala Universitas Islam Indonesia (UII) The Great Camping XXXVII yang merenggut tiga nyawa mahasiswa UII telah ditangkap pihak kepolisian, Senin (30/1/2017) pagi.

Penangkapan yang dilakukan di Posko Mapala Unisi UII Yogyakarta tidak ada komunikasi dengan pihak kampus.

“Jadi pihak kepolisian tidak memberitahu UII tentang penangkapan itu. Memang, itu kewenangan sepenuhnya di kepolisian,” ungkap Muzayin Nazaruddin, anggota Tim Pencari Fakta (TPF) The Great Camping Mapala UII, Senin saat jumpa pers di Kampus UII Jalan Kaliurang Sleman.

Keduanya tersangka yang ditangkap yakni M Wahyudi alias Yudi (27) dan Angga Septiawan alias Waluyo (27), anggota Mapala Unisi.

Mereka disangkakan bertanggungjawab atas kejadian yang merenggut nyawa Syaits Asyam (19), Muhammad Fadli (19), dan Ilham Nur Padmy Listia Adi (20).

Ketiga korban itu sebelumnya mengikuti acara Diksar Mapala Unisi di Dusun Tlogodringo, Gondosuli, Karanganyar, Jawa Tengah. Diksar dilaksanakan pada tanggal 14-22 Januari 2017 diikuti 37 peserta.

Pihak kampus UII mengaku mengetahui langkah yang dilakukan polisi setelah adanya penangkapan.

Pasca penangkapan itu Muzayin mengemukakan, UII tidak memberikan pendampingan hukum kepada kedua tersangka. Pasalnya kedua tersangka telah didampingi oleh kantor pengacara Achiel Suyanto.

“Jadi untuk info lebih lanjut hubungi kantor pengacara tersebut,” tambahnya.

Disisi lain upaya investigasi yang dilakukan pihak kampus UII masih terus berjalan. Saat ini TPF UII masih melengkapi data yang akan digunakan untuk menentukan sanksi internal.

“Kita butuh data lagi kita butuh kesaksian lagi,” ujar Muzayin.

Total saat ini TPF UII telah memintai keterangan terhadap 42 orang yang terlibat dalam kegiatan Diksar Mapala Unisi.

Untuk melengkapi data rencananya dalam waktu dekat TPF UII akan memintai keterangan dari enam orang lainnya.

Dalam kesempatan itu, ia menegaskan kembali jika TPF UII hanya ada satu. TPF UII diketuai Dr Abdul Jamil dan arus informasi hanya melalui dirinya.

Muzayin juga mengatakan jika Achiel Suyanto bukan merupakan anggota TPF UII.

“Pernyataan yang dikeluarkan saat konfresi perss Mapala (Jumat lalu) itu bukan dari TPF UII,” katanya. (*)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.