4 Hal yang perlu di ketahui Perempuan untuk Lindungi Pria yang dicintai dari Kanker Prostat

12

MARWAHKEPRI.COM, Jakarta –Kanker prostat memang bukanlah penyakit yang dialami wanita. Tapi, perlu diingat bahwa penyakit ini dapat menyerang pasangan Anda.

Kanker prostat adalah kanker yang paling sering menyerang pria Amerika. Penyakit ini menginfeksi satu dari tujuh pria berdasarkan American Cancer Society.

Sebesar 60 persen kasus kanker prostat terjadi pada pria berusia 60 tahun. Tetapi, terkadang kanker ini juga menyerang pria muda.

Ini adalah empat hal yang harus diketahui para wanita untuk melindungi pasangan, ayah atau saudara laki-laki mereka dari kanker prostat.

1. Kanker prostat terkadang tanpa gejala
Memang benar bahwa kanker prostat stadium lanjut dapat menyebabkan kesulitan buang air kecil serta darah dalam urine, masalah ereksi atau dalam tahap akhir itu akan menyebar ke tulang, pinggul, punggung atau nyeri dada. Tapi, sebagian besar kanker prostat tidak memiliki tanda-tanda apapun.

2. Bicarakan dengan dokter
Kunci utama kanker yang tak memiliki tanda atau gejala adalah berbicara dengan dokter untuk melakukan screening. American Urological Association menyarankan pria untuk melakukan tes atau screening sejak usia mereka menginjak 50 tahun ke atas.

Tes darah PSA akan dilakukan untuk mengukur tingkat bahan kimia yang disebut antigen spesifik prostat. Hanya sekitar 25 persen dari pria dengan tingkat PSA yang cukup tinggi benar-benar memiliki kanker prostat.

3. Tidak semua orang pria dengan kanker prostat butuh perawatan
Sebuah studi dari Harvard menemukan bahwa sekitar 70 persen dari kanker prostat berisiko rendah. Ini berarti tumor yang dimiliki sangat kecil dan tumbuh sangat lambat sehingga tidak akan mengancam jiwa.

Penelitian juga menemukan bahwa orang-orang dengan penyakit ini biasanya dipantau kasus mereka oleh tim kesehatan tanpa tindakan medis.

Menurut Randy Wexler, profesor kedokteran The Ohio State University Wexner Medical Center mengatakan, orang dengan kanker prostat stadium awal yang menggunakan metode tersebut, kemungkinan kehilangan nyawa lebih kecil dibanding mereka yang menjalani operasi atau radiasi. Pasalnya, pengobatan kanker dapat memicu efek samping seperti impotensi dan kebocoran urine.

4. Pria dapat mencegah kanker prostat
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa makan diet rendah lemak terutama dari lemak hewan, dapat membantu mengurangi kemungkinan terkena kanker prostat.

Mengurangi susu dan produk susu juga dapat bermanfaat. Studi lain menemukan, pria yang sering mengonsumsi susu, keju dan yogurt setiap hari memiliki risiko tinggi kanker prostat.