Pemprov Kepri Komit Terhadap Pendidikan. Ini Buktinya

12

MARWAHKEPRI.COM, Tanjungpinang – Gubernur Kepri H Nurdin Basirun menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri tetap komitmen terhadap 20 persen anggaran yang dikeluarkan untuk program pendidikan.

Demikian kata Nurdin menjawab pandangan Fraksi Partai Golkar yang mengatakan bahwa anggaran pendidikan yang terapat pada Nota Keuangan APBD Tahun 2017 yang hanya 14,7 persen.

“Untuk menjawab pandangan Fraksi Golkar, Pemprov hingga ssat ini terus berkomitmen dalam memenuhi amat undang-undang yang mengharuskan mengalokasikan 20 persen anggaran pendidikan,” ujar Nurdin saat menyampaikan jawabannya dihadapan 23 anggota DPRD Kepri yang hadir di ruang Sidang Utama Kantor Gubernur Dompak, Tanjungpinang, Rabu (25/1/2017).

Nurdin mengatakan, hingga kini Pemprov Kepri telah mengalokasikan sekitar 26,09 persen anggaran pendidikan. Baik itu berupa penganggaran program-program pendidikan, pembayaran gaji dan tunjangan guru-guru serta dana hibah yang dianggarkan untuk memberikan bantuan dan beasiswa bagi masyarakat yang tidak mampu.

“Tak hanya mengutamakan untuk 20 persen anggaran pendidikan saja, namun juga untuk beberapa program prioritas lainnya komitmen kami tetap sama,” tegas Nurdin.

Selain menjawab pandangan terkait dengan anggaran pendidikan tersebut, Nurdin juga menjelaskan terkait rekomendasi partai demokrat dan PDIP yang meminta Pemprov untuk mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sumber lainnya.

“Sedangkan untuk mendorong PAD, hingga kini Pemprov telah mengupayakan pengoptimalam PAD dari Elekronik Payment dari Samsat dan beberapa sumber lainnya,” jelas Nurdin.

Sehingga penganggaran dan PAD yang didapat tersebut lanjut  Nurdin dapat menjadi sumber penganggaran lainnya yang mampu meningkatkan perekonomian Provinsi Kepri. Serta dapat membantu mendorong percepatan pembangunan yang ada di Provinsi Kepri.

“Begitu juga dengan program prioritas khususnya pelayanan terhadap masyarakat tetap akan terus di utamakan dimasukkan dalam APBD Tahun Anggaran 2017,” jelas Nurdin kembali.

Tak hanya itu, Wakil ketua II DPRD Provisni Kepri Husnizar Hood yang memimpin paripurna tersebut mengungkapkan bahwa banggar DPRD Kepri bersama Tim TPAD Provinsi Kepri telah membahas melengkapi dan memperbaiki nota keuangan yang beberapa waktu lalu sempat di kembalikan.

Sehingga dengan jawaban pemerintah ini, lanjut Husnizar nantinya akan segera dilanjutkan dengan pandangan akhir pansus DPRD Kepri serta pengesahan APBD tahun anggaran 2017. “Dengan selesainya jawaban akhir pansus ini nantinya akan segera dilanjutkan dengan Jumat pagi kita akan lakukan sinkronisasi dan dilanjutkan siangnya, paripurna pendapat akhir fraksi,” ujar Husnizar.

Dan senin depan, sambungnya, pengesahan APBD Tahun 2017 dapat segera disahkan bersama antara Pemerintah Provinsi Kepri dan DPRD Kepri.(bobi)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.