Empat Tahanan Jebol Plafon dan Kabur dari Polres Tanjungpinang Kemarin

20170129124605-IMG_20170129_194511

4 tahanan yang kabur dari ruang tahanan Polres Tanjungpinang


MARWAHKEPRI.COM  – Informasi seputar kaburnya empat tahanan membuat jajaran Polres Tanjungpinang ekstra sibuk, Minggu (29/1/2017) sore.

Hampir semua anggota buru sergap (Buser) dan intelkam tiba-tiba datang ke Kantor Polres Tanjungpinang.

Mereka terburu-buru langsung masuk ke dalam ruangan tahanan Narkoba tanpa banyak berbicara di antara mereka.

Kapolres Tanjungpinang, AKBP Joko Bintoro pun terlihat keluar dari ruang tahanan Narkoba.

Berdasarkan pantauan plafon ruang tahanan Polresta Tanjungpinang jebol, namun belum diketahui penyebab pastinya.

Dua orang pekerja di belakang ruang tahanan membetulkan atap plafon yang jebol dan menganga lebar. ‎

“Saya disuruh betulin ini bang.. Ini saya lagi benerin,” kata seorang pekerja sembari membawa tangga dan meletakan di antara plafon dan ventilasi jeruji besi.

Informasi seputar kaburnya tahanan bahkan belum diketahui Kasat Narkoba Polres Tanjungpinang, AKP Ricky Firmansyah, pada Minggu (29/1/2017) sore.

“Wah, aku belum tahu itu,” jawab Ricky.

Ricky pun mengaku masih berada di lapangan untuk mengembangkan kasus Narkoba yang tersangkanya baru ditangkap beberapa hari lalu.

Dia juga meminta agar nama-nama dan foto-foto tahanan yang kabur itu dikirim kepadanya.

“Tolong kirimkan nama-namanya. Nanti akan kami cek,” tegas Kasat Narkoba Polres Tanjungpinang tersebut.

Sementara itu, Kapolres Tanjungpinang AKBP Joko Bintoro‎ membenarkan adanya tahanan kabur.

Jumlahnya ada empat orang. Namun Kapolres enggan menyebutkan secara detail kronologi kaburnya sejumlah tahanan.

“Iya  memang ada tahanan kabur. Saya juga sudah laporan ke Polda. Tapi sudah lah jangan terlalu berlebihan memberitakanya,”‎ kata kapolres.

Ia  mengatakan masih mendalami dan melakukaan investigasi lebih jauh.

“Kita investigasi dululah. Ini kita lagi kejar mereka,” kata Kapolres.(*)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.