Managemen PT MOS Masih Sibuk, Jadi Belum Sempat Penuhi Undangan Disnaker

13

MARWAHKEPRI.COM, Karimun – Manajemen PT Multi Ocean Shipyard (MOS) masih sibuk membuat laporan terkait kerusuhan yang terjadi di perusahaan itu jadi belum sempat memenuhi undangan dari Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Karimun.

Disnaker mengundang managemen PT MOS ini untuk memberikan klarifikasi pasca kericuhan yang terjadi perusahaan galangan kapal yang berada di Parit Benut, Kecamatan Meral, Kamis (12/1/2017).

“Mereka (PT MOS) beralasan tengah membuat laporan terkait kerusuhan yang terjadi di perusahaan itu kepada Polres Karimun,” ungkap Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Karimun Hazmi Yuliansyah, Selasa (17/1/2017).

Kata Hazmi, manajemen PT MOS berjanji akan memberikan keterangan kepada Disnaker pada Jumat (20/1) mendatang.

Ketua Serikat Pekerja Aneka Industri-Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (SPAI-FSPMI) Cabang Karimun Muhamad Fajar sangat menyayangkan lalainya manajemen PT MOS yang tidak memperhatikan hak-hak karyawan perusahaan itu hingga berujung timbulnya kericuhan di areal perusahaan.

Fajar mengatakan, dengan banyaknya persoalan yang terjadi di PT MOS yang melalaikan kewajiban mereka kepada karyawan, sudah jelas-jelas kalau perusahaan galangan kapal itu mengangkangi semua aturan hukum terkait ketenagakerjaan. Sudah saatnya, aparat penegak hukum di Karimun menyelidiki kasus ini.

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.